Situs Kampung KB dan Pendidikan Indonesia

Selamat datang di situs Kampung KB "Tumbuh Jaya" Desa Tumbuh Mulia Kecamatan Suralaga Lombok Timur NTB. Situs ini berisi 8 pokja Kampung KB seperti Pokja Pendidikan, Keagamaan, Sosial dan Budaya, Ekonomi, Kesehatan Refreduksi, Lingkungan, Perlindungan dan Kasih Sayang. Selain itu juga, berisi tentang administrasi pendidikan seperti Ruang Guru, Materi K13, Aplikasi K13, Program Kerja, Soal Ujian, Artikel Islam, Hiburan dan Katagori yang meliputi pertanian, peternakan dan perikanan. Semoga situs ini bermanfaat dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat menuju Indonesia sejahtera.

Sejarah Berdirinya Desa Suralaga.


Radar Tumbuh mulia_Pada tahun 1815 Desa Suralaga adalah sebuah hamparan padang rumput yang bernama Dusun Tundung yang sampai sekarang di sebut Dusun Peresak  dusun tersebut letaknya di atas bukit (memontong) karena letaknya yang di atas bukit itulah yang membuat daerah ini di namakan Peresak.

yaitu sebagai tempat rumahnya guru kertasis bersama keluarganya . guru kertais ini adalah seorang petani biasa namun di malam harinya ia mengajar baca Al-qur’an pada anak-anak di sekitar kampung tersebut (sebutan guru pada masyarakat Sasak adalah sebutan penghormatan pada mereka yang dianggap memiliki pengetahuan).

Mengingat tempat itu sangat sempit mereka berpindah mencari tempat yang agak datar yang di mukimi oleh masyarakat suralaga sampai sekarang ini, kemudian dengan proses yang cukup lama tempat tersebut tersebut di berikan nama SURALAGA.

SURALAGA konon berasal dari bahasa Sanksekerta yang merupakan bahasa  Kedua masyarakat Sasak zaman dahulu (hanya dipakai oleh kalangan Bangsawan) yang bermakna SURA artinya Majlis sedangkan kata LAGA artinya berjuang/berani, jadi SURALAGA menurut Bahasa Artinya majlis/forum yang Berani.

Sebelum tahun 1900 Desa Suralaga di pimpin oleh seorang guru yang bernama Guru Kertasis orang yang pertama kali datang ke Suralaga, dimana asala muasal Guru Kertasis ini tidak diketahui dengan pasti. Sedangkan dari sumber yang lain mengatakan orang yang pertama kali memimpin Desa Suralaga adalah Baloq Ranca orang yang merintis Desa Suralaga.

Suralaga merupakan pemekaran dari Desa Dasan Lekong. Pada Zaman Kolonial Belanda sekitar tahun 1900 ,RADEN ANJJ Pemimpin Desa Dasan Lekong menunjuk MAMIQ TUHUR asal Kerongkongan sebagai pemimpin perwakilan di Desa Suralaga.

Dimasa pemerintahan Mamiq Tuhur luas wilayah Desa Suralaga meliputi Gubuk Gapuk (Desa Anjani sekarang), Bagik Payung, Praida, Tebaban Barat, Tebaban Timur.

Pada tahun 1934 mengingat wilayah Desa Suralaga dan untuk memperlancar roda pemerintahan Desa maka telah di adakan musyawarah  yang di hadiri oleh lima orang tokoh  dari masing-masing wilayah yaitu ; Gubuk Gapuk, , Bagik Payung, Praida, Tebaban Barat, Tebaban Timur.

Dalam musyawarah tersebut telah di ambil kata sepakat mengangkat MAMIQ WASILAH  sebagai Kepala Desa Suralaga.

Kemudian hasil kesepakatan tersebut di ajukan ke Distrik Rarang Timur untuk di tetapkan sebagai Kepala Desa Pertama pada tahun 1934.

Nama-nama orang yang pernah memimpin Desa Suralaga dari tahun 1900 sampai sekarang :
  1. Tahun 1900 sampai 1933 Mamiq Tuhur selama 33 tahun
  2. Tahun 1934 sampai 1950 Mamiq Wasilah selama 17 tahun
  3. Tahun 1951 sampai 1965 Lalu Khaeruddin selama 15 tahun
  4. Tahun 1966 sampai 1972 Hanafi selama 7 tahun
  5. Tahun 1973 sampai 1983 H. Sadrudin selama 10 tahun (kades)
  6. Tahun 1984 sampai 2001 H. Nurudin selama 17 tahun
  7. Tahun 2002 Lalu Rafiun selama 11 Bulan(kades)
  8. Tahun 2002 sampai 2013 H. M. Nasri Solihinselama 11 tahun   
  9. Tahun 2013 sampai sekarang H. Jalaluddin
Demikian sejarah berdirinya Desa Suralaga, semoga bermanfaat.
Share:

No comments:

Post a Comment

Jangan nyepam ya!

Hari/Tanggal

ALIH BAHASA

Daftar Isi