Situs Kampung KB dan Pendidikan Indonesia

Selamat datang di situs Kampung KB "Tumbuh Jaya" Desa Tumbuh Mulia Kecamatan Suralaga Lombok Timur NTB. Situs ini berisi 8 pokja Kampung KB seperti Pokja Pendidikan, Keagamaan, Sosial dan Budaya, Ekonomi, Kesehatan Refreduksi, Lingkungan, Perlindungan dan Kasih Sayang. Selain itu juga, berisi tentang administrasi pendidikan seperti Ruang Guru, Materi K13, Aplikasi K13, Program Kerja, Soal Ujian, Artikel Islam, Hiburan dan Katagori yang meliputi pertanian, peternakan dan perikanan. Semoga situs ini bermanfaat dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat menuju Indonesia sejahtera.
  • Arsip Kampung KB Tumbuh Jaya

    Photo Bersama Pengurus Kampung KB Tumbuh Jaya

  • Lomba Kampung BK

    Dokumentasi penyerahan hadiah juara 1 lomba Kampung KB sekabupaten Lombok Timur di Joben Desa Pesanggarahan kecamatan Montong Gading (Sabtu, 22 Juni 2019).

  • Dokumentasi penyerahan hadiah juara 1 lomba Kampung KB sekabupaten Lombok Timur di Joben Desa Pesanggarahan kecamatan Montong Gading (Sabtu, 22 Juni 2019).

Showing posts with label Perkuliahan. Show all posts
Showing posts with label Perkuliahan. Show all posts

Pengertian dan Perbedaan Skripsi, Tesis dan Disertasi.



Pada kesempatan ini, kami berbagi Pengertian dan Perbedaan  Skripsi, Tesis dan Disertasi. Selamat membaca.

A. Skripsi 

Skripsi merupakan karya tulis ilmiah atau karangan ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan dari pendapat orang lain. 

Selain itu skripsi dibuat bertujuan untuk mendapatkan gelar sarjana (S1) bagi para mahasiswa yang ingin mendapatkan gelar sarjana.
skripsi dapat dibagi menjadi 2 yaitu:
  1. Langsung ( observasi Lapangan)
  2. Tidak Langsung ( studi Kepustakaan
B. Tesis 

Tesis merupakan karya ilmiah yang mengungkapkan pengetahuan baru dengan melakukan pengujian tehadap suatu hipotesa. 

Jadi misal ada suatu hipotesa atau atau sesuatu yang masih praduga atau butuh diuji kebenarannya maka dilakukanlah pengujian terhadap praduga tersebut. 

Tesis sifatnya lebih mendalam daripada skripsi. tesis ditulis untuk meraih gelar magister (S2).

C. Disertasi 

Merupakan karya tulis ilmiah yang mengemukakan teori baru yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif. Disertasi ini ditulis untuk meraih gelar doktor (S3)

D. Perbedaan Skripsi, Tesis Dan Disertasi

Perbedaan dari ketiga jenis karya ilmiah itu  secara umum adalah perbedaan dalam mendapatkan gelar. pada skripsi gelar yang akan di dapat adalah sarjana (S1), pada tesis gelar yang dapat diperoleh adalah magister (S2), dan pada disertasi gelar yang didapat adalah doktor (S3).

Selain perbedaan gelar yang didapat ketiga karya ilmiah tersebut memilik perbedaan lainnya.disertasi bobot akademisnya lebih besar daripada tesis, dan tesis bobot akademisnya lebih besar dari skripsi. 

Selain itu permasalahan yang dibahas dalam ketiga karya ilmiah itu berbeda. pada disertasi permasalahan yang dibahas lebih luas dan mendalam daripada kedua karya ilmiah lainnya karena hasil dari disertasi merupakan teori  baru atau sesuatu yang baru dan asli diciptakan. Pada tesis permasalahan yang dibahas lebih mendalam daripada skripsi.

Demikian, semoga bermanfaat.
Share:

Pengertian Tesis, Ciri, Tujuan, Jenis dan Karakteristiknya.


Selamat datang, salam hangat kepada rekan guru MTs NW Boro' Tumbuh, semoga kita bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3. 

Pada kesempatan ini kami berbagi Pengertian Tesis, Ciri, Tujuan, Jenis dan Karakteristiknya. Selamat membaca.

Pengertian Tesis, Ciri, Tujuan, Jenis dan Karakteristiknya.

A. Pengertian Tesis

Tesis adalah sebuah pernyataan maupun teori yang dilandasi oleh berbagai macam argumen yang dinyatakan atau ditulis dalam bentuk karangan yang sengaja dibuat untuk dapat menyelesaikan program pendidikan tertentu sehingga penulis patut dan berhak untuk mendapatkan gelar yang sesuai dengan disiplin ilmu yang ditekuni.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa tesis adalah suatu karya tulis ilmiah yang dibuat guna mendapatkan gelar tertentu pada tingkat pendidikan perguruan tinggi. 

Tesis merupakan salah satu bukti yang menggambarkan tingkat kemampuan seseorang dalam suatu disiplin ilmu tertentu. 

Semakin baik kualitas tesis yang dibuat, maka akan semakin terbukti kemampuan orang yang membuat tesis tersebut dalam menguasai ilmu yang ditekuninya.

B. Ciri-Ciri Tesis

Karena tesis merupakan salah satu bentuk karya ilmiah, maka ciri-ciri karya ilmiah secara umum, yakni:
  1. Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal atau pendahuluan, bagian inti atau pokok pembahasan dan bagian penutup (biasanya berisis kesimpulan).
  2. Komponen karya ilmiah beragam sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah memiliki pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka.
  3. Sikap penulis dalam karya ilmiah objektif, artinya karya tersebut disampaikan dengan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama ataupun kedua.
  4. Bahasa yang digunakan bahasa baku.
C. Tujuan Tesis

Tujuan tesis yaitu untuk mendeskripsikan fenomena ilmu pengetahuan secara komprehensif, merumuskan hipotesis berdasarkan teori dan menghasilkan jawaban dari hipotesis tersebut.


D. Jenis Tesis
Secara umum,  terdapat dua jenis tesis yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Kedua jenis tesis tersebut mempunyai perbedaan. 

Untuk lebih jelasnya, perhatikan penajbaran berikut:
  1. Tesis Kuantitatif, yaitu jenis tesis yang dibuat untuk membangun maupun mendirikan berbagai macam pernyataan maupun kerangka hipotetikal. Tesis kuantitatif ini juga sering disebut Nalar Deduktif-Hipotektikal.
  2. Tesis Kualitatif, yaitu jenis tesis yang dibuat bukan untuk membangun berbagai macam pernyataan maupun kerangka hipotetikal. Jenis tesis kualitatif ini lebih ditujukan sebagai penelitian yang bersifat non kuantitatif. Tesis kualitatif juga sering disebut Nalar Induktif -Non hipotetikal.
E. Karakteristik Tesis

Apabila diteliti secara dalam, kebanyakan tesis yang dibuat biasanya setidaknya memiliki 4 karakteristik dasar,  diantaranya :
  1. Biasanya tesis hanya berfokus pada salah satu isu sentral yang ada dalam suatu disiplin ilmu pendidikan saja. Tesis ini cenderung dibuat menyesuaikan dengan jenis program studi yang sedang diambil oleh seseorang yang membuatnya.
  2. Biasanya tesis dibangun dengan berlandaskan pengujian empirik pada suatu posisi teoritis tertentu.
  3. Selalu menggunakan data primer sebagai data utama dan ditambahkan dengan beberapa data sekunder sebagai data penunjang maupun data pembanding.
  4. Harus ditulis dengan menggunakan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar. Apabila program studi yang diambil adalah program studi berbahasa asing, maka tesis  tersebut juga harus ditulis dengan menggunakan tata bahasa asing dengan baik dan benar.
Demikian Penjelasan tentang  Pengertian Tesis, Ciri, Tujuan, Jenis dan Karakteristiknya. Semoga bermanfaat.
Share:

Pengertian Disertasi dan Karakteristiknya.


Selamat datang, semoga kita tetap sehat. Pada kesempatan ini kami berbagi Pengertian Disertasi  dan Karakteristiknya. 

Tujuannya untuk memudahkan kita dalam memahami pengertiannya. 

A. Pengertian Disertasi  
Disertasi adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam menyelesaikan Program S3 ilmu pendidikan. 

Disertasi merupakan bukti kemampuan yang bersangkutan dalam melakukan penelitian yang berhubungan  dengan penemuan baru dalam salah satu disiplin Ilmu Pendidikan.

    B. Karakteristik Disertasi
    1. Berfokus pada kajian mengenai salah satu disiplin Ilmu Pendidikan sesuai dengan bidang yang dipelajari.
    2. Kajian berfokus pada penemuan baru dalam disiplin ilmu yang dikaji secara mendalam.
    3. Mengunakan data primer sebagai data utama, ditunjang oleh data sekunder apabila diperlukan.
    4. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali untuk program studi bahasa asing.
    Demikian, semoga bermanfaat.
    Share:

    Pengertian dan Perbedaan Skripsi, Tesis dan Disertasi.



    Pada kesempatan ini, kami berbagi Pengertian dan Perbedaan  Skripsi, Tesis dan Disertasi. Selamat membaca.

    A. Skripsi 

    Skripsi merupakan karya tulis ilmiah atau karangan ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan dari pendapat orang lain. 

    Selain itu skripsi dibuat bertujuan untuk mendapatkan gelar sarjana (S1) bagi para mahasiswa yang ingin mendapatkan gelar sarjana. Skripsi dapat dibagi menjadi 2 yaitu:
    1. Langsung ( observasi Lapangan)
    2. Tidak Langsung ( studi Kepustakaan
    B. Tesis 

    Tesis merupakan karya ilmiah yang mengungkapkan pengetahuan baru dengan melakukan pengujian tehadap suatu hipotesa. Jadi misal ada suatu hipotesa atau atau sesuatu yang masih praduga atau butuh diuji kebenarannya maka dilakukanlah pengujian terhadap praduga tersebut. 

    Tesis sifatnya lebih mendalam daripada skripsi. tesis ditulis untuk meraih gelar magister (S2).

    C. Disertasi 

    Merupakan karya tulis ilmiah yang mengemukakan teori baru yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif. Disertasi ini ditulis untuk meraih gelar doktor (S3)

    D. Perbedaan Skripsi, Tesis Dan Disertasi

    Perbedaan dari ketiga jenis karya ilmiah itu  secara umum adalah perbedaan dalam mendapatkan gelar. pada skripsi gelar yang akan di dapat adalah sarjana (S1), pada tesis gelar yang dapat diperoleh adalah magister (S2), dan pada disertasi gelar yang didapat adalah doktor (S3).

    Selain perbedaan gelar yang didapat ketiga karya ilmiah tersebut memilik perbedaan lainnya.disertasi bobot akademisnya lebih besar daripada tesis, dan tesis bobot akademisnya lebih besar dari skripsi. 

    selain itu permasalahan yang dibahas dalam ketiga karya ilmiah itu berbeda. pada disertasi permasalahan yang dibahas lebih luas dan mendalam daripada kedua karya ilmiah lainnya karena hasil dari disertasi merupakan teori  baru atau sesuatu yang baru dan asli diciptakan. Pada tesis permasalahan yang dibahas lebih mendalam daripada skripsi.

    Demikian, semoga bermanfaat.
    Share:

    Pengertian Tesis, Ciri, Tujuan, Jenis dan Karakteristiknya.


    Selamat datang, salam hangat kepada rekan guru MTs NW Boro' Tumbuh, semoga kita bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3. Pada kesempatan ini kami berbagi Pengertian Tesis, Ciri, Tujuan, Jenis dan Karakteristiknya. Selamat membaca.

    Pengertian Tesis, Ciri, Tujuan, Jenis dan Karakteristiknya.

    A. Pengertian Tesis

    Tesis adalah sebuah pernyataan maupun teori yang dilandasi oleh berbagai macam argumen yang dinyatakan atau ditulis dalam bentuk karangan yang sengaja dibuat untuk dapat menyelesaikan program pendidikan tertentu sehingga penulis patut dan berhak untuk mendapatkan gelar yang sesuai dengan disiplin ilmu yang ditekuni.

    Jadi, dapat disimpulkan bahwa tesis adalah suatu karya tulis ilmiah yang dibuat guna mendapatkan gelar tertentu pada tingkat pendidikan perguruan tinggi. Tesis merupakan salah satu bukti yang menggambarkan tingkat kemampuan seseorang dalam suatu disiplin ilmu tertentu. Semakin baik kualitas tesis yang dibuat, maka akan semakin terbukti kemampuan orang yang membuat tesis tersebut dalam menguasai ilmu yang ditekuninya.

    B. Ciri-Ciri Tesis

    Karena tesis merupakan salah satu bentuk karya ilmiah, maka ciri-ciri karya ilmiah secara umum, yakni:
    1. Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal atau pendahuluan, bagian inti atau pokok pembahasan dan bagian penutup (biasanya berisis kesimpulan).
    2. Komponen karya ilmiah beragam sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah memiliki pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka.
    3. Sikap penulis dalam karya ilmiah objektif, artinya karya tersebut disampaikan dengan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama ataupun kedua.
    4. Bahasa yang digunakan bahasa baku.
    C. Tujuan Tesis

    Tujuan tesis yaitu untuk mendeskripsikan fenomena ilmu pengetahuan secara komprehensif, merumuskan hipotesis berdasarkan teori dan menghasilkan jawaban dari hipotesis tersebut.


    D. Jenis Tesis
    Secara umum,  terdapat dua jenis tesis yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Kedua jenis tesis tersebut mempunyai perbedaan. Untuk lebih jelasnya, perhatikan penajbaran berikut:
    1. Tesis Kuantitatif, yaitu jenis tesis yang dibuat untuk membangun maupun mendirikan berbagai macam pernyataan maupun kerangka hipotetikal. Tesis kuantitatif ini juga sering disebut Nalar Deduktif-Hipotektikal.
    2. Tesis Kualitatif, yaitu jenis tesis yang dibuat bukan untuk membangun berbagai macam pernyataan maupun kerangka hipotetikal. Jenis tesis kualitatif ini lebih ditujukan sebagai penelitian yang bersifat non kuantitatif. Tesis kualitatif juga sering disebut Nalar Induktif -Non hipotetikal.
    E. Karakteristik Tesis

    Apabila diteliti secara dalam, kebanyakan tesis yang dibuat biasanya setidaknya memiliki 4 karakteristik dasar,  diantaranya :
    1. Biasanya tesis hanya berfokus pada salah satu isu sentral yang ada dalam suatu disiplin ilmu pendidikan saja. Tesis ini cenderung dibuat menyesuaikan dengan jenis program studi yang sedang diambil oleh seseorang yang membuatnya.
    2. Biasanya tesis dibangun dengan berlandaskan pengujian empirik pada suatu posisi teoritis tertentu.
    3. Selalu menggunakan data primer sebagai data utama dan ditambahkan dengan beberapa data sekunder sebagai data penunjang maupun data pembanding.
    4. Harus ditulis dengan menggunakan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar. Apabila program studi yang diambil adalah program studi berbahasa asing, maka tesis  tersebut juga harus ditulis dengan menggunakan tata bahasa asing dengan baik dan benar.
    Demikian Penjelasan tentang  Pengertian Tesis, Ciri, Tujuan, Jenis dan Karakteristiknya. Semoga bermanfaat.
    Share:

    Pengertian, Jenis TOEFL dan Perkembangannya.


    Pengertian, Jenis TOEFL dan Perkembangannya

    Pengertian TOEFL

    TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan test yang digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris. 

    Test ini ditujukan bagi orang yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu atau dengan kata lain orang-orang di negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa asing atau kedua. 

    Umumnya, test ini digunakan sebagai salah satu prasyarat bagi seseorang yang ingin melanjutkan studi atau bekerja di suatu negara yang menggunakan Bahasa Inggris dalam komunikas sehari-hari. 

    Selain TOEFL, masih ada beberapa jenis test lain yang hampir sama, yaitu IELTS, TOEIC dan ESOL. TOEFL dikembangkan dan dikeluarkan oleh ETS (Educational Testing Service) yang berpusat di New Jersey, USA. Test ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1963.

    Jenis-Jenis TOEFL

    Saat ini ada 3 macam test TOEFL yang dikeluarkan oleh ETS, yaitu PBT (Paper Based Test) TOEFL, CBT (Computer Based Test) TOEFL dan iBT (internet Based Test) TOEFL. Dari tiga tipe ini, yang sering digunakan adalah PBT dan iBT. Berikut penjelasannya !
    1. PBT TOEFL
    PBT merupakan bentuk TOEFL Test yang menggunakan lembar jawaban berupa kertas. Ini merupakan sistem test pertama yang dikeluarkan oleh ETS. 

    Dalam PBT, test yang dilakukan meliputi listening, structure dan reading. Rentangan skor yang diberikan adalah 310-677. 

    Selain itu, waktu yang diberikan untuk mengerjakan test ini sekitar 2-2,5 jam. Tapi, sejak bulan April 2006, test ini sudah tidak digunakan lagi di Indonesia. 

    Saat ini, test ini masih digunakan di negara yang belum memiliki sistem test iBT.
    2. CBT TOEFL
    CBT merupakan test yang tak lagi menggunakan kertas. Semua test dilakukan dalam suatu komputer menggunakan software tertentu. Sistem test ini muncul pada tahun 1998. 

    Kemampuan yang diujikan meliputi listening, structure, reading dan writing. Pada sistem ini, rentangan skornya adalah 0-300 dengan waktu pengerjaan antara 2-2,5 jam.
    3. iBT TOEFL
    Test dengan sistem iBT merupakan test yang paling populer dan banyak digunakan. Sistem test ini juga berbasis komputer, hanya saja test ini terhubung dengan jaringan internet, dengan demikian, test dilakukan secara online. 

    Sistem test ini mulai dipublikasikan dan digunakan pada tahun 2005, tapi baru digunakan di Indonesia pada tahun 2006. 

    Kemampuan yang diujikan meliputi reading, listening, writing dan speaking. Walau sistem ini banyak digunakan, tapi masih ada beberapa negara yang menggunakan sistem PBT.

    Pada awalnya, TOEFL memang digunakan untuk mereka yang ingin melanjutkan  studi, mengajukan beasiswa atau bekerja di negara lain yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi sehari-hari. 

    Seiring perkembangan jaman, test ini semakin berkembang dan menjadi salah satu prasyarat penting dalam dunia pendidikan dan bisnis. 

    Di Indonesia, test ini mulai digunakan oleh beberapa universitas terkemuka sebagai salah satu syarat masuk serta syarat untuk bisa menjalani ujian skripsi, desertasi atau tesis. 

    Beberapa perusahaan juga menjadikan TOEFL test sebagai prasyarat untuk melamar pekerjaan. Bahkan, test ini juga digunakan untuk mendapatkan promosi kenaikan jabatan dalam pekerjaan.

    Untuk menjalani test TOEFL, sejauh ini telah ada beberapa situs resmi yang tersedia di Indonesia. 

    Namun, hasil test ini tidak berlaku selamanya. Pada umumnya, hasil test hanya berlaku sampai satu atau dua tahun dan seseorang bisa mengikuti test hingga berkali-kali. 

    Umumnya, biaya test sekitar $150 – $250. Biaya test pada umumnya berbeda di masing-masing negara. 

    Karena harga yang cukup mahal, saat ini ada banyak perguruan tinggi atau lembaga bahasa yang menyediakan pelatihan TOEFL test serta pre-test sehingga seseorang bisa mempersiapkan diri sebelum menjalani test yang sebenarnya.

    Demikian, semoga bermanfaat.
    Share:

    Contoh Soal Latihan Toefl Tahun 2020.

    Share:

    Materi Kuliah Ke-NW-An Tentang Rencana Pembelajaran Tahun Ajaran 2019/2020.


    Selamat datang di blog Dunia Pendidikan, pada kesempatan ini kami berbagi  Contoh Rencana Materi Kuliah Ke-NW-An Tahun Ajaran 2019/2020.



    SATUAN ACARA PERKULIAHAN

    Mata Kuliah : KE-NW-AN 1
    Kode Mata Kuliah
    Waktu Pertemuan : 2 X 45 menit
    Pertemuan : 2
    SKS                   : (3 SKS)

    A. Kompetensi Dasar
    Menjelaskan Keluarga Sakinah Guru Mukminah

    B. Indikator Pencapaian Kompetensi
    1. Mampu menyebutkan Keluarga besar TGH. Abdul Madjid
    2. Memahami Profesi TGH. Abdul Madjid (Guru Mukminah)
    3. Memahami Obsesi Guru Mukminah
    4. Memahami Karakter Guru Mukminah
    5. Penghargaan beliau dalam memuliakan Ulama’

    C. Materi Perkuliahan
    1. Nenek  moyang TGH. Abdul Madjid adalah dari Sulawesi Selatan (Makasar). Isteri beliau ada 5 dan mendapat 15 orang keturunan (anak) antara lain Muhammad Syaggaf (TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid) dari Inaq Syam (Hj. Halimatussa’diyah)

    2. Selain aktif mengajar ngaji beliau juga berprofesi sebagai pebisnis atau pengusaha yang sukses, sehingga beliau berhasil menguasai sebagian besar tanah yang ada di Desa Madjidi yang di nisbatkan kepada nama beliau.

    3. Obsesi terbesar beliau adalah ingin agar putra putri beliau bisa menjadi ulama’ besar khususnya anak beliau yang bernama Muhammad Syaggaf.

    4. Pola Pendidikan yang diterapkan pada putra putrinya yaitu secara keras dan tegas.


    5. Memuliakan ulama’ bukan hanya ucapan beliau saja tetapi beliau tunjukkan dengan perbuatan, yakni dengan memberikan cendera mata (hadiah) kepada Ulama’ itu.


    A. Skenario Kegiatan Perkuliahan



    Tahap
    Uraian 
    Kegiatan 
     Perkuliahan
    Media
    dan Alat
    Pembelajaran
    Estimasi
    waktu
    Pendahu
    luan
    1.  Mengucapkan salam
    2. Membuka kuliah dengan meminta mahasiswa membaca shalawat Nahdlatain
    3. Menjelaskan pada mahasiswa mengenai materi yang akan dibicarakan pertemuan hari ini

    10 
    menit
    Penyajian
    (Inti)
    4. Menyebutkan dan menjelaskan kepada mahasiswa tentang

    a. Keluarga besar TGH. Abdul Madjid

    b. Profesi TGH. Abdul Madjid (Guru Mukminah)

    c. Membeikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya

    d. Mencatat pertanyaan

    e. Menjawab pertanyaan mahasiswa

    f. Melanjutkan materi berikutnya

    g. Obsesi Guru Mukminah

    h. Karakter Guru Mukminah

    i. Penghargaan beliau dalam memuliakan Ulama’

    j. Membeikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya

    k. Mencatat pertanyaan

    l. Menjawab pertanyaan

    m. Meminta pendapat mahasiswa tentang materi yang sudah di jelaskan

    Papan Tulis dan Alat tulis.
    35 menit













    35 
    menit







    Penutup dan

    Tindak Lanjut
    5. Menyimpulkan materi yang sudah dijelaskan

    6. Menugaskan mahasiswa untuk mencari informasi lain terkait dengan materi yang sudah disampaikan

    7. Menutup pertemuan dengan membaca hamdalah dan salam
    Papan Tulis dan Alat Tulis
    10 
    menit

    .............dst.

    Referensi :

    1. Abdul Hayyi Nu’man, - Syafari Asyhari, 1990, Nahdlatul Wathan Organisasi Pendidikan Sosial dan Dakwah Islamiyyah, Penerbit Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan Lombok Timur.

    2. Mohammad Noor-Muslihan Habib-Muhammad Harfin Zuhdi, 2004, Visi Kebangsaan Religius “Refleksi Pemikiran dan Perjuangan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid 1904-1997”, Cetakan pertama, PT. Logos Wacana Ilmu Ciputat Indah Permai Blok D-30 Bekerjasama dengan Ponpes NW Penggilingan, Cakung, Jakarta.


    Catatan: Bagi Bapak/Ibu guru yang berminat filenya, silahkan komen atau langsung menghubungi admin via:
    • SMS : 081807086003
    • Facebook : Habiby Qolby
    • Email : kampungkbtumbuhjaya@gmail.com
      Demikian, semoga bermanfaat.
      Share:

      Materi Kuliah Pengantar Bisnis: Penjelasan Materi Bab 13 Tentang Tanggung Jawab Sosial Suatu Bisnis.


      BAB 13 TANGGUNG JAWAB SOSIAL SUATU BISNIS
      1.Benturan dengan kepentingan masyarakat

      Klasifikasi aspek pendorong tanggung jawab sosial
      Dalam menunaikan tanggung jawab sosial, perusahaan dituntut untuk mengindahkan etika bisnis. Hal – hal pendorong dilaksanakannya etika bisnis :
      1. Dorongan dari pihak luar, dari lingkungan masyarakat.
      2. Dorongan dari dalam bisnis itu sendiri, sisi humanisme pebisnis yang melibatkan rasa, karsa dan karya.

      2.Dorongan tanggung jawab sosial.

      Berikut ini adalah klasifikasi masalah sosial yang mendorong pelaksanaan tanggung jawab sosial pada sebuah bisnis :

      1. Penerapan Manajemen Orientasi Kemanusiaan.
      Prosedur administrasi serta jenjang kewenangan yang berbelit-belit sering menyebabkan tekanan batin bagi para pebisnis maupun pihak lain yang berhubungan. Hubungan yang kurang manusiawi pun kerap terjadi antara perusahaan dengan pihak luar.

      Manfaat penerapan manajemen orientasi kemanusiaan.
      Penerapan manajemen akan menimbulkan hubungan yang serasi, selaras, dan seimbang antara pelaku bisnis dan dari pihak luar. 

      Manfaat tersebut adalah, sebagai berikut :
      a. Peningkatan modal kerja karyawan yang berakibat membaiknya semangat dan produktivitas kerja.

      b. Adanya partisipasi bawahan dan timbulnya rasa ikut memiliki sehingga tercipta kondisi manajemen parsitipatif.

      c. Penurunan absen karyawan yang disebabkan kenyamanan kerja sebagai hasil hubungan kerja yang menyenangkan dan baik.

      d. Peningkatan mutu produksi yang diakibatkan oleh terbentuknya rasa percaya diri karyawan.

      e. Kepercayaan konsumen yang meningkat dan merupakan modal dasar bagi perkembangan
      selanjutnya dari perusahaan.

      2. Ekologi dan gerakan pelestarian lingkungan.
      Ekologi, yang menitikberatkan pada keseimbangan antara manusia dan alam lingkungannya banyak dipengaruhi oleh proses produksi. Contohnya, maraknya penebangan hutan sebagai bahan dasar industri, perburuan kulit ular, penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak.

      3. Penghematan energi.
      Pengurasan secara besar-besaran energi yang berasal dari SDA yang tidak dapat dipengaruhi seperti batubara, minyak, dan gas telah banyak terjadi. Kesadaran bahwa SDA tersebut tidak dapat diperbaharui telah mendorong dilaksanakannya proses efisiensi serta mencari pengganti sumber daya tersebut, yang diantaranya adalah pemanfaatan tenaga surya, nuklir, angin air serta laut.

      4. Partisipasi pembangunan bangsa.
      Kesadaran masyarakat pebisnis terhadap suksesnya pembangunan sangat diperlukan. Dengan adanya kesadaran tersebut, akan membantu pemerintah untuk menangani masalah pengangguran dengan cara ikut melibatkan penggunaan tenaga kerja yang ada.

      5. Gerakan konsumerisme.
      Awal perkembangannya tahun 1960-an di Negara Barat yang berhasil meberlakukan Undang-undang Perlindungan Konsumen.

      Berikut adalah Tujuan dari gerakan konsumerisme ini adalah :
      a. Memperoleh perhatian dan tindakan nyata dari kalangan bisnis terhadap keluhan konsumen atas praktek bisnisnya.

      b. Pelaksanaan strategi advertensi atau periklanan yang realistic dan mendidik serta tidak menyesatkan masyarakat.

      c. Diselenggarakan panel-panel disuksi antara wakil konsumen dengan produsen.

      d. Pelayanan purna jual yang lebih baik.

      e. Berjalannya proses public relation (PR) yang lebih menitikberatkan pada kepuasan konsumen daripada promosi semata.

      3.Etika bisnis
      Merupakan penerapan secara langsung tanggung jawab social suatu bisnis yang timbul dari dalam perusahaan itu sendiri. Etika pergaulan dalam melaksakan bisnis disebut etika pergaulan bisnis.

      Hubungan antara bisnis dengan langganan/kosumen merupakan pergaulan antara konsumen dengan produsen dan paling banyak ditemui. Berikut beberapa contohnya :
      • Kemasan yang berbeda-beda menyulitkan kosumen untuk membandingkan harga terhadap produk
      • Kemasan membuat konsumen tidak dapat mengetahui isi didalamnya, sehingga diperluka penjelasan tentang isi serta kandungan yang terdapat dalam produk tersebut
      • Promosi, terutama iklan merupakan gangguan etis tang paling utama
      • Pemberian servis dan garansi sebagai bagian dari layanan purna jurnal
      Hubungan dengan karyawan
      Bentuk hubungan ini meliputi : penerimaan ( recruitmen ), latihan ( training ), promosi, transfer, demosi maupun pemberhenti ( termination ). Dimana semua bentuk hubungan tersebut harus dijalan secara objektif dan jujur.

      Hubungan antara bisnis
      Pemberian informasi hubungan yang terjadi diantara perusahhan, baik perusahaan kolega,pesaing,penyalur,grosir maupun distributornya.

      Hubungan dengan investor
      Pemberian informasi yang benar terhadap investor maupu calon investor merupakan bentuk hubungan ini. Sehingga dapat menghimdari pengambilan keputusan yang keliru.

      Hubungan dengan lembaga-lembaga keuangan
      Hubungan dengan lembaga keuangan, terutama jawatan pajak pada umumnya merupakan hubungan yang bersifat financial, berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan. 

      Pelaksanaan tanggung jawab social merupakan penerapan dan pelaksanaan kepedulian bisnis terhadap lingkungan serta mengikuti etika bisnis. Penerapan etika bisnis adalah maksud dari konsep stakcholder yang berlawan dengan konsep stockholder.

      4.Bentuk-bentuk tanggung jawab sosial suatu bisnis
      Penjabaran dari kepedulian sosial dari suatu bisnis berbentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial bisnis. Itu dapat dilihat bahwa semakin tinggi tingkat kepedulian sosial suatu bisnis maka semakin meningkat pula pelaksanaan praktek bisnis etik dalam masyarakat.

      Beberapa bentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial yang dapat kita temui di indonesia adalah sebagai berikut :

      a. Pelaksanaan Hubungan Industrialis Pancasila (HIP).
      Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) merupakan bentuk pelaksanaan yang telah banyak dijalankan pengusaha dengan karyawannya dan dituangkan dalam buku. Dimana diatur kewajiban dan hak masing-masing pihak. Beberpa contoh hak karyawan adalah seperti cuti, tunjangan hari raya, dan pakaian kerja.

      b. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
      Penanganan limbah industri sebagai bagian dari produksi sebagai bentuk partisipasi menjaga lingkungan.

      c. Penerapan Prinsip Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (k3)
      Penekanan pada faktor keselamatan pekerja dengan mempergunakan alat-alat yang berfungsi menjaga keselamatan, seperti topi pengaman, masker pelindung maupun yang lainnya.

      d. Perkebunan Inti Rakyat (PIR).
      Sistem perkebunan yang melibatkan perkebunan besar milik negara dan kecil milik masyarakat. Perkebunan besar berfungsi sebagai inti dan motor penggerak perkebunan dimana semua bahan bakunya diambil dari perkebunan kecil disekitarnya yang berfungsi sebagai plasma.

      e. Sistem Bapak Angkat-Anak Angkat.
      Sistem ini melibatkan pengusaha besar yang mengangkat pengusaha kecil/menengah sebagai mitra kerja yang harus mereka bina. terkadang hal ini menyebabkan masalah kepada pengusaha besar, oleh karena itu dibutuhkan kesadaran tinggi dalam pelaksanaannya.

      http://tugaaaass.blogspot.com/2010/12/tanggung-jawab-sosial-suatu-bisnis.html
      Share:

      Materi Kuliah Pengantar Bisnis : Penjelasan Materi Bab 12 Tentang Keuangan Perusahaan.


      BAB 12 Keuangan Perusahaan

      Pengertian Perusahaan Keuangan
      Perusahaan Keuangan merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi utama menyalurkan dana dari yang surplus/ berlebih kepada mereka yang kekurangan dana.

      Adapun jenis-jenis perusahaan keuangan adalah sebagai berikut:
      1. Bank Komersial (Commercial Banks) : lembaga simpanan yang memiliki asset utama berupa pinjaman dan kewajiban utama lain yaitu tabungan (deposits).
      2. Thrifts : lembaga simpanan dalam bentuk tabungan atau pinjaman, savings banks dan credit unions.
      3. Perusahaan asuransi : lembaga keuangan yang menjaga individu dan perusahaan (policy holders)  dari even/kejadian yang buruk.
      4. Perusahaan sekuritas dan bank investasi : lembaga keuangan yang menjamin sekuritas dan terlibat dalam kegiatan sehubungan seperti broker surat berharga, jual beli surat berharga, dan menghasilkan pasar dimana surat berharga diperdagangkan.
      5. Perusahaan Pembiayaan (Finance companies) : Lembaga penghubung keuangan yang memberi pinjaman kepada individu dan bisnis.
      6. Reksa dana (Mutual Funds) : lembaga keuangan  yang menawarkan rencana simpanan dimana dana milik partisipan mengakumulasi tabungan selama tahun bekerja mereka sebelum diambil selama tahun penisun mereka.
      2. Estimasi Penjualan
      Estimasi penjualan memiliki hubungan yang sangat erat dengan anggaran penjualan. peramalan penjualan, yaitu merupakan ramalan unit dan nilai uang penjualan suatu perusahaan. Penyusunan perencanaan keuangan apabila  disajikan dengan benar, maka informasi tersebut akan berguna bagi pihak manajemen perusahaan dalam rangka pengembangan usaha yang dilakukan. 

      Apabila perencanaan keuangan dilakukan secara tepat maka pihak manajemen perusahaan mampu untuk berusaha secara maksimal dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

      Teknik Analisis Data Dalam teknik analisis data yang akan dilakukan terdiri dari beberapa langkah yaitu meliputi:

      Peramalan Penjualan
      Untuk menyusun peramalan keuangan dalam penelitian ini penulis menggunakan metode regresi linier dan model-model yang terkomputerisasi. Analisis regresi merupakan metode yang lebih umum digunakan untuk meramalkan kebutuhan-kebutuhan keuangan dan tidak terlalu mudah terkena perangkap potensial dan metode prosentase penjualan.

      Pada analisis regresi ini, persamaan yang digunakan untuk menganalisa data adalah :
      Y = a + bX
      Keterangan :
      Y = adalah variabel dependen
      a = adalah intersep (titik potong kurva terhadap sumbu Y)
      b = adalah kemiringan (slope) kurva linier
      X = adalah variabel independen.

      Persamaan di atas dapat digunakan untuk menaksir nilai Y, jika nilai a, b, dan X diketahui. Nilai a merupakan nilai Y yang dipotong oleh kurva linier pada sumbu vertikal Y (a adalah nilai Y, bila X=0).

      Nilai b adalah kemiringan (slope) kurva linier yang menunjukkan besarnya perubahan nilai Y sebagai akibat perubahan setiap unit nilai X. besarnya nilai a dan b konstan sepanjang kurva linier.

      Tingkat Pertumbuhan Penjualan
      Adapun persamaan yang digunakan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan penjualan :
      Gt = Tingkat Pertumbuhan Penjualan
      SRt= Penjualan pada tahun tSRt-1= Penjualan pada tahun t-1
      Penentuan besarnya AFN (Additional Fund Needed)
      Peramalan Neraca
      Peramalan Laporan Laba Rugi

      3. Estimasi Produksi
      Anggaran produksi adalah anggaran penjualan yang disesuaikan terhadap perubahan persediaan.

      4. Estimasi Pembelian Bahan Langsung
      adalah pembelian barang secara langsung, baik berupa langsung maupun sistem online. estimatis ini sangat menguntungkan bagi penjual maupun pembeli. karena penjual bisa memprodukan barang daganganya dengan cara sistem online, dan si pembeli juga dapat lebih menghuntungkan dan menghematkan.

      Karena pembeli tidak perlu meluangkan waktu yang lama untuk datang dan pergi ke sana. Cukup hanya dengan berada di depab komputer dan memilih barang mana yang akan di belinya. lalu mentransferkan jumlah uang yang sudah tertera, dengan cara seperti itu pihak pembeli maupun pihak penjual dapat memperolehkan keuntungan.

      5. Estimasi Pemakaian Bahan Langsung
      pemakaian bahan langsung adalah biaya yang dikeluarkan untuk membiayai bahan baku bahan pembantu dan bahan penunjang produksi.

      6. Upah Langsung
      Upah yang diberikan secara langsung kepada pekerja.

      7. Estimasi Bahan Fabrikase
      Merupakan estimasi yang menjelaskan tentang beban pabrikase.

      8. Estimasi Harga Pokok Penjualan
      Ringkasan dari anggaran produksi dengan memperhatikan tingkat persediaan akhir.

      Data yang diperlukan :
      - Data yang telah dihitung dalam anggaran produksi, anggaran bahan langsung, anggaran overhead dan anggaran tenaga langsung
      -  Keakuratan datanya dipengaruhi data dalam anggaran yang lain.

      9. Estimasi Beban Penjualan
      adalah beban si penjual karena terdapat beberapa faktor yang membuat perusahaan atau si penjual oleh pihak-pihak tertentu.

      10. Estimasi Beban Administrasi
      Beban administrasi perusahaan yang fokus dari kepentingan politik pada saat ini. Badan Penelitian Eim estimasi total biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara.

      Penyebab utama dari ukuran biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara adalah :

      1. Tingginya jumlah pekerja pekerjaan sementara dan tingginya laju perubahan pada pekerja pekerjaan sementara (rata-rata tahunan: 1,3 juta pendaftaran, 1,1 juta penempatan dan 15,6 juta pembayaran remunerasi)

      2. Perubahan undang-undang banyak dan perubahan kecil yang menghadapi sektor pekerjaan sementara

      3. Penerapan sistem pembayaran remunerasi mingguan (bukan bulanan atau per 4 minggu), yang melekat pada penggunaan pekerja flex.

      11.Estimasi Laba Rugi
      Rekening-rekening laporan laba rugi adalah suatu laporan yang sistematis tentang penghasilan, biaya, rugi laba yang diperoleh oleh suatu perusahaan pada suatu periode tertentu, yaitu meliputi:

      a. Laba merupakan kenaikan modal saham yang dimiliki oleh perusahaan yang berasal dari pendapatan operasional perusahaan.

      b. Rugi yaitu merupakan penurunan modal saham yang diakibatkan dari transaksi yang dilakukan oleh perusahaan pada suatu periode tertentu.

      12.   Estimasi Kas
      Setiap perusahaan dalam menjalankan operasi usahanya akan mengalami arus masuk kas (cash inflows) dan arus keluar (cash outflows). Apabila arus kas yang masuk lebih besar dari arus kas yang keluar maka hal ini akan menunjukkan positive cash flows, dan sebaliknya apabila arus kas masuk lebih sedikit daripada arus kas keluar maka arus kas yang tejadi akan negative cash flows.

      Definisi arus kas menurut PSAK No. 2 adalah : “Arus masuk dan keluar kas atau setara kas”. (1995:2.3). Para Praktisi dibidang akuntansi sebenarnya telah lama menggunakan variasi dari laporan arus kas. Adapun nama-nama yang dimaksud adalah laporan sumber dan laporan perubahan posisi keuangan.

      Laporan arus kas yang tercakup dalam laporan tahunan, memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan keluar kas dan setara kas. Lebih lanjut, menganalisa semua perubahan yang mempengaruhi kas dan setara kas dalam kategori operasi, investasi dan pendanaan dari suatu perusahaan selama suatu periode dalam format yang merekonsiliasi saldo awal dan saldo akhir kas dan setara kas.

      Kegunaan laporan KasTujuan dari laporan arus kas adalah memberikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang berasal dari aktifitas operasi, investasi dan pendanaan dari suatu entitas selama suatu periode.

      Kegunaannya :
      1. Menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan arus kas bersih masa depan,

      2.Menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya, kemampuan membayar dividen, dan kebutuhan untuk pendanaan eksternal.

      3. Menilai alasan perbedaan antara laba bersih dibanding penerimaan serta pengeluaran kas yang berkaitan.

      4. Menilai pengaruh transaksi investasi dan pendanaan baiuk kas maupun non kas

      Penyajian Laporan Kas
      Karakteristik transaksi dan kejadian lain dari setiap jenis aktifitas-aktifitas dapat dijelaskan sebagai berikut :
      1. Aktifitas Operasi
      2. Aktifitas Investasi
      3. Aktifitas Pendanaan

      perusahaan diwajibkan untuk melaporkan arus kas dari aktifitas operasi dengan menggunakan salah satu metode dibawah ini :

      1. Metode Langsung
      Metode langsung mengungkapkan kelompok utama dari penerimaan kas bruto dan pengeluaran kas bruto. Dalam metode ini setiap perkiraan yang berbasis akrual pada laporan laba rugi diubah menjadi perkiraan pendapatan dan pengeluaran kas sehingga menggambarkan penerimaan dan pembayaran aktual dari kas. Jadi, metode langsung memfokuskan pada arus kas daripada laba bersih akrual, oleh karena itu dianggap lebih informatif dan terperinci.

      2. Metode Tidak Langsung
      Dengan metode ini laba atau rugi bersih disesuaikan dengan mengoreksi pengaruh dari transaksi bukan kas, penangguhan atau akrual dari penerimaan atau pembayaran kas untuk operasi dari masa lalu dan masa depan, dan unsur penghasilan atau beban yang berkaitan dengan arus kas investasi atau pendanaan.

      Jadi pada dasarnya metode tidak langsung ini merupakan rekonsiliasi laba bersih yang diperoleh perusahaan. Metode ini memberikan suatu rangkaian hubungan antara laporan arus kas dengan laporan laba rugi dan neraca.

      Beberapa peralatan dasar yang digunakan dalam analisis laporan keuangan dijabarkan lebih lanjut oleh Harahap (1998:217) sebagai berikut :
      1) Analisis Perbandingan
      Dalam analisis perbandingan, informasi yang sama disajikan untuk dua atau lebih tanggal atau periode yang berbeda sehingga pos-pos yang serupa dapat diperbandingkan.

      2) Analisis Persentase
      Metode ini merupakan metode analisis yang menyajikan laporan keuangan dalam bentuk presentasi. Laporan keuangan presentatif berguna dalam analisis struktur internal laporan keuangan, karena dalam laporan keuangan presentatif menyatakan proporsional dari setiap pos laporan keuangan dalam suatu periode tertentu terhadap angka dasar.

      3) Metode Index time Series
      Dalam metode ini dihitung indeks dan digunakan untuk mengkonversi angka-angka laporan keuangan. Biasanya ditetapkan tahun dasar yang diberi indeks 100. Beranjak dari tahun dasar ini maka dibuat indeks tahun-tahun lainnya sehingga dapat dibaca dengan mudah perkembangan angka-angka laporan keuangan tersebut pada periode yang lain.

      4) Analisis Rasio
      Analisis rasio keuangan adalah perbandingan antara pos-pos tertentu dalam laporan keuangan dengan pos lain yang memiliki hubungan yang signifikan. Analisis rasio keuangan berguna untuk menentukan kesehatan atau kinerja keuangan suatu perusahaan. 

      Adapun jenis-jenis rasio keuangan yang umum diperkenalkan dalam kebanyakan literatur dan yang sering digunakan adalah rasio likuiditas, solvabilitas, aktifitas dan profitabilitas. Rasio-rasio tersebut kemudian dibandingkan dengan rasio-rasio perusahaan itu sendiri selama beberapa periode untuk menilai perkembangan perusahaan tersebut. Selain itu dapat dibandingkan dengan rasio-rasio dari beberapa perusahaan yang sejenis untuk menilai kinerja perusahaan, apakah perusahaan berada diatas, sama, atau dibawah rata-rata industri.

      5) Evaluasi Kinerja Perusahaan
      Laporan arus kas dapat membantu para pemakainya untuk melihat bagaimana saldo kas dan setara kas dalam neraca perusahaan berubah dari awal hingga akhir periode akuntansi dan apa artinya perubahan tersebut bagi perusahaan, apakah menunjukkan prestasi positif atau negatif.

      6)Analisis Rasio Arus Kas
      Analisis laporan arus kas menurut Plewa dan Friedlob (1995:228), terdiri atas rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan pengeluaran modal serta rasio pengembalian kas.

      SUMBER :*WWW.GOOGLE.COM*http://nindysintya.wordpress.com/2010/11/22/teknik-analisis-  meramalkan-kas-perusahaan/*http://nicegoodnews.blogspot.com/2010/11/teknik-analisis-meramalkan-kas.html*http://mumme22.blogspot.com/2010/11/teknik-analisis-meramalkan-kas.html*http://sidikaurora.wordpress.com/2010/12/19/teknik-analisis-meramalkan-kas-perusahaan/
      Share:

      Hari/Tanggal

      ALIH BAHASA

      Daftar Isi