Situs Kampung KB dan Pendidikan Indonesia

Selamat datang di situs Kampung KB "Tumbuh Jaya" Desa Tumbuh Mulia Kecamatan Suralaga Lombok Timur NTB. Situs ini berisi 8 pokja Kampung KB seperti Pokja Pendidikan, Keagamaan, Sosial dan Budaya, Ekonomi, Kesehatan Refreduksi, Lingkungan, Perlindungan dan Kasih Sayang. Selain itu juga, berisi tentang administrasi pendidikan seperti Ruang Guru, Materi K13, Aplikasi K13, Program Kerja, Soal Ujian, Artikel Islam, Hiburan dan Katagori yang meliputi pertanian, peternakan dan perikanan. Semoga situs ini bermanfaat dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat menuju Indonesia sejahtera.
  • Arsip Kampung KB Tumbuh Jaya

    Photo Bersama Pengurus Kampung KB Tumbuh Jaya

  • Lomba Kampung BK

    Dokumentasi penyerahan hadiah juara 1 lomba Kampung KB sekabupaten Lombok Timur di Joben Desa Pesanggarahan kecamatan Montong Gading (Sabtu, 22 Juni 2019).

  • Dokumentasi penyerahan hadiah juara 1 lomba Kampung KB sekabupaten Lombok Timur di Joben Desa Pesanggarahan kecamatan Montong Gading (Sabtu, 22 Juni 2019).

Showing posts with label Pokja 1. Show all posts
Showing posts with label Pokja 1. Show all posts

Viral, Desa Tumbuh Mulia Masuk Nominasi 5 Besar Kader IMP Teladan Tahun 2019.


Selamat datang warga kampung KB Tumbuh Jaya, semoga tetap sehat selalu dalam menjalankan rutinitas kita masing-masing. 

Pada kesempatan ini,  kami dari  pojka pendidikan berbagi artikel tentang hasil penilaian profil kader IMP (PPKBD/Sub PPKBD) Teladan Tahun 2019.

Kemajuan dan keberhasilan desa Tumbuh Mulia datang silih berganti. Pada bulan yang lalu, Kampung KB "Tumbuh Jaya" telah berhasil memperoleh juara 1 tingkat Kabupaten. Kini, desa Tumbuh Mulia berhasil masuk nominasi 5 besar Kader IMP Teladan Tahun 2019 dengan memperoleh nilai yang tertinggi yaitu 800.
Lihat...Kampung KB Tumbuh Jaya Raih Juara 1 Tingkat Kabupaten.
Sebelumnya, Dikrektorat Bina Lini Lapangan telah menerima 18 profil kader IMP teladan tingkat provinsi tanggal 31 juli yang lalu. Setelah dilakukan penilaian dari tanggal 1 s.d 5 agustus 2019, kader kampung KB Tumbuh Jaya berhasil memperoleh nilai yang tertinggi dari 18 utusan profil kader IMP teladan di tingkat Nasional. 

Keberhasilan ini disambut hangat oleh bapak Mawarlan, S.Pd.I, M.Sy selaku kepala desa Tumbuh Mulia kecamatan Suralaga. Beliau menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk memberikan do'a dan dukungan atas keberhasilan Desa Tumbuh Mulia yang diwakili oleh Susilawati, S.AP yang telah berhasil masuk nominasi 5 besar kader IMP Pembantu Petugas Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Teladan kampung KB Percontohan Tingkat Nasional.

Adapun penentuan juara 1, 2 dan 3 akan diuji dan dilaksanakan di Istana Negara sekaligus mengikuti rangkaian acara Hari Ulang Tahun RI ke- 74.


Berikut hasil rekapitulasi hasil penilaian profil IMP teladan tahun 2019:


Demikian, semoga hasil penilaian profil IMP telada tahun 2019 di Istana Jakarta nanti, Desa Tumbuh Mulia kembali memperoleh Juara 1. Aamiin.
Share:

Peran dan Fungsi Imam Masjid Secara Umum di Masyarakat.


Selamat datang warga kampung KB Tumbuh Jaya dan sekitarnya, semoga kita dalam keadaan sehat untuk menjalani semua program.

Pada kesempatan ini, kami dari bidang Keagamaan berbagi artikel tentangMasjid yang berfungsi sebagai pusat pembinaan dan pengembangan umat tentang Peran dan Fungsi Imam Masjid Secara Umum di Masyarakat.

Pada masa Rasulullah Saw, beliau berfungsi sebagai imam, baik dalam memfungsikan masjid secara utuh maupun imam dalam shalat berjamaah.

Dalam perkembangan masyarakat kita sekarang, terdapat dua imam, yakni imam dalam kepengurusan masjid dan imam dalam shalat berjamaah. Idealnya memang menyatu, tapi keterbatasan yang sedemikian besar membuat diperlukannya kepemimpinan kolektif, termasuk di dalam masjid. Dalam konteks inilah, kita hendak mengulas peran dan fungsi imam masjid. Salah satu fungsi utama masjid adalah sebagai tempat melaksanakan peribadatan, khususnya shalat berjamaah yang lima waktu. 

Secara harfiyah, imam artinya pemimpin atau orang yang diikuti. Dalam konteks shalat, imam adalah orang yang dipercaya untuk memimpin shalat bersama dan berdiri pada posisi terdepan serta gerak gerik dan bacaannya diikuti oleh orang-orang atau jamaah di belakangnya yang menjadi ma’mum (Ensiklopedi Islam, 2:205). 

Dalam konteks kemasjidan imam masjid adalah guru atau pembimbing spiritual bagi perkembangan masjid dan jamaahnya. Imam masjid bertanggung jawab terhadap upaya menghidupkan ruh Islam pada masjid dan jamaahnya. Karena itu, kedudukan imam dalam struktur masjid semestinya sejajar dengan ketua umum pengurus masjid, sehingga hubungan ketua masjid dengan imam masjid setidak-tidaknya hubungan kordinatif yang saling bekerjasama dalam memberi arah terhadap perkembangan masjid.

Peran dan Fungsi Imam Masjid Secara Umum di Masyarakat

Peran dan fungsi yang bisa dan harus dijalankan imam masjid sangat penting dan strategis. Karena itu, imam masjid bukanlah sekedar berfungsi sebagai pemimpin dalam shalat berjamaah, sebagai imam shalat merupakan salah satu fungsinya. Ada beberapa peran dan fungsi imam masjid yang harus diwujudkan, yaitu :
1. PEMERSATU UMAT ISLAM
Sebagai imam masjid, Rasulullah Saw amat memperhatikan persatuan dan kesatuan dikalangan para sahabatnya. Bila sahabat berbeda pendapat, Rasulullah menengahi perbedaan itu dan kalau sahabat memiliki gagasan dan pendapat yang baru selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam, maka Rasulullah Saw amat senang dengan pendapat dan gagasan itu, kesemua itu adalah dengan maksud terwujudnya persatuan dikalangan para sahabat yang sebaik mungkin.

Karena itu imam pada masa sekarangpun harus berperan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan umat Islam, baik dikalangan intern jamaah yang dipimpinnya di masjid tersebut maupun dalam hubungannya dengan pengurus dan jamaah masjid lain. Ini berarti imam masjid harus mampu bersikap netral dalam menyikapi pertententangan atau perbedaan pendapat dikalangan jamaah atau antara suatu masjid dengan masjid lainnya. Meskipun demikian, netral bukan berarti tidak punya sikap dan pendirian, sikap dan pendiriannya adalah pada kebenaran itu sendiri, namun meskipun suatu kelompok di dalam masjid memiliki pendapat yang benar, imam masjid bukan harus bersikap mempertentangkan yang tidak benar, apalagi membelanya, tapi berusaha secara baik-baik mengajak mereka pada kebenaran, hal ini karena da’wah pada hakikatnya adalah mengajak, bukan menghakimi.

2. MENGHIDUPKAN SEMANGAT MUSYAWARAH
Masjid adalah tempat untuk bermusyawarah, musyawarah antar pengurus dengan pengurus dan pengurus dengan jamaahnya, bahkan antar sesama jamaah. Imam masjid selalu berusaha mendudukkan persoalan melalui musyawarah sehingga dengan musyawarah itu, hal-hal yang belum jelas menjadi jelas dan hal-hal yang dipertentangkan bisa dicarikan titik temunya. Rasulullah Saw biasa menggunakan masjid untuk bermusyawarah, bahkan strategi perang dimusyawarahkan di masjid. Ketika sahabat baru saja pulang dari daerah Bani Quraidah, mereka melaporkan tentang perbedaan pendapat tentang shalat ashar, satu kelompok melakukan di tengah perjalanan, sedang satu kelompok lagi melakukan sesampainya di daerah itu sesuai dengan pesan Rasul, maka Rasulullah membenarkan keduanya.

3. MEMBENTENGI AQIDAH UMAT
Dalam kehidupan sekarang yang begitu rendah nilai moralitas masyarakat kita, amat diperlukan benteng aqidah yang kuat, sebab kerusakan moral pada hakikatnya karena kerusakan aqidah. Benteng aqidah ini menjadi lebih penting lagi karena sekarang ini berkembang pula pemahaman aqidah yang menyesatkan. Imam masjid semestinya berperan membentengi aqidah yang kuat bagi jamaahnya. Untuk itu, diperlukan pembinaan yang intensif dari imam masjid kepada jamaahnya.

Rasulullah Saw memberikan perhatian yang begitu besar dalam masalah ini, sehingga di masjid Nabawi, disediakan juga shuffah atau semacam asrama, para sahabat tinggal di situ dan mendapatkan pembinaan aqidah Islamiyah sehingga mereka menjadi profil generasi yang shaleh. Aqidah umat yang kokoh akan membuat mereka tidak didominasi oleh rasa takut dalam membuktikan kekuatan aqidah, bahkan mereka tidak akan berduka cita atau tidak menyesal sebagai mu’min yang sejati bila resiko yang tidak menyenangkan harus dialami dan dirasakannya, Allah Swt berfirman: Sesungguhnya, orang yang mengatakan: “Tuhanku Allah” kemudian mereka istiqamah, maka tidak ada rasa takut dan tidak pula mereka berduka cita (QS 46:13).

4. MENJADI USWAH BAGI JAMAAH
Dalam pelaksanaan ajaran Islam sehari-hari, umat Islam amat menuntut adanya figur-figur teladan sehingga kaum muslimin memahami bagaimana pelaksanaan ajaran Islam yang baik. Bagaimana shalat yang baik, berinfaq, bermasyarakat, dan sebagainya, idealnya ada yang mencontohkan sehingga umat Islam mudah menirunya. Imam masjid sangat penting untuk bisa menjadi teladan dalam pelaksanaan ajaran Islam. Rasulullah Saw menyatakan bahwa mu’min itu adalah cermin bagi mu’min yang lainnya. Itu berarti seorang mu’min harus bisa menjadi teladan bagi orang lain, apalagi bagi imam masjid yang memang harus bisa diteladani oleh jamaah dalam berbagai sisi kehidupan pribadi, keluarga dan kemasyarakatan. Sebagai imam masjid, Rasulullah Saw menjadi teladan bagi jamaahnya, Allah berfirman: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (QS 33:21).

5. MENJADI RUJUKAN DALAM MASALAH KEISLAMAN
Sebagaimana kita ketahui, masih amat banyak umat Islam yang begitu awam terhadap ajaran Islam. Keawaman umat terhadap Islam diperparah lagi dengan adanya perbedaan cara pandang dalam memahami ajaran Islam sehingga sebagian umat Islam masih bingung terhadap ketentuan-ketentuan Islam. Kebingungan umat itu sebenarnya bisa diatasi manakala imam masjid bisa menjadi rujukan atau tempat bertanya yang mampu memberikan.jawaban yang luas tapi mudah dipahami, termasuk dalam bersikap dan bertindak dalam masalah-masalah yang sifatnya pribadi agar tidak menyimpang atau bertentangan dengan ajaran Islam.

Sebagai imam masjid, Rasulullah Saw sering mendapat pertanyaan dari para sahabat dan beliau memberikan jawaban sesuai dengan petunjuk Allah Swt. Ini berarti, imam masjid pada masa sekarang harus dapat menjadi rujukan dalam masalah-masalah kehidupan jamaah yang ditinjau dari sisi keislaman.

6. MEMBANGUN SOLIDITAS JAMAAH
Mewujudkan masjid yang ma’mur, mencapai umat yang maju dan menggapai kejayaan Islam dan umatnya merupakan sesuatu yang tidak bisa dicapai secara individual, begitu juga dalam upaya menghadapi tantangan umat yang terasa kian besar, diperlukan kerjasama yang solid antar sesama jamaah masjid. Oleh karena itu, sebagai imam masjid, Rasulullah Saw membangun soliditas para sahabat yang merupakan jamaah masjid untuk bahu membahu dalam perjuangan menyebarkan dan menegakkan ajaran Islam dengan segala hambatan dan tantangan yang dihadapinya.

Dalam rangka membangun kesolidan jamaah itu, imam masjid bersama para pengurus masjid sebagaimana Rasulullah Saw, menyatukan seluruh potensi jamaah dan memanfaatkannya semaksimal mungkin untuk mensyiarkan dan menegakkan agama Allah sehingga menjadi suatu kekuatan yang berarti, ini akan membuat Allah cinta kepada mereka, Allah berfirman yang artinya: Sesungguhnya Allah cinta kepada orang yang berjuang di jalan-Nya dalam suatu barisan yang teratur, sekan-akan mereka suatu bangunan yang tersusun kokoh (QS 61:4).

Dari uraian di atas, menjadi jelas bagi kita bahwa, imam masjid mempunyai kedudukan, peran dan fungsi yang sangat penting, tidak hanya bagi upaya pemakmuran masjid itu sendiri, tapi juga bagi upaya memajukan, membina dan mengembangkan masyarakat muslim yang merupakan jamaah masjid. Hal ini sekaligus menyadarkan kita bahwa, imam pada masjid-masjid kita belum berfungsi dan berperan secara ideal sebagaimana Rasulullah Saw telah mencontohkannya kepada kita.
Share:

Acara Sorong Serah Aji Krama di Desa Tumbuh Mulia.


Selamat datang warga kampung KB Tumbuh Jaya dan sekitarnya, semoga kita dalam keadaan sehat untuk menjalani semua program.

Pada kesempatan ini, kami dari bidang Keagamaan berbagi artikel tentang salah satu adat sasak yang masih berkembang di tengah-tengah masyarakat kita di Lombok ini yaitu Sorong Serah Aji Krama.

Acara Sorong Serah Aji Krama kali ini berlangsung di rumah salah satu masyarakat Tumbuh Mulia yaitu Bapak Najmuddin, S.Pd.SD pada hari Sabtu (06/07) tadi siang.



Acara tersebut berisi sorong serah aji krama pelarian saudari Ammy Latipatunnisak, S.Pd dengan saudara M. Zainul Ikrom, S.Pd dari Desa Tanak Maik Kecamatan Masbagik Lombok Timur.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Bapak Kepala Desa Tumbuh Mulia, Bapak Kadus, Bapak RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pengurus kampung KB Tumbuh Jaya.

Perlu kita ketahui bersama bahwa Sorong Serah terdiri dari Kata “Sorong” dan “Serah”. Dalam bahasa Sasak “Sorong Serah” teparan  “Kerante Seroja” (kata Majemuk).

Sorong artinya mendorong, yang didorong tentu barang yang berat, dari segi nikah didorong untuk diserahkan.

Yang disorong serahkan ini merupakan lambang yang diwujudkan dalam bentuk benda yang terdiri dari : Sesirah, Pudak Arum, Salin Dede, Ceraken, Olen, Nampak lemah, Pemegat, Pencanangan/Penjambeqan, Rombong.


Baca juga...Kampung KB "Tumbuh Jaya" Raih Juara 1 Tingkat Kabupaten Lombok Timur. 

Jadi, Sorong Serah artinya serah terima. Yang diserah terimakan adalah nilai atau harga, yang telah dibiaskan (ditetapkan) oleh Krama adalah sekumpulan orang ahli agama, ahli adat, dan para tokoh lainnya yang telah dapat menetapkan tentang nilai dalam Sorong Serah Aji Krama ini. 

Kesimpulannya, Sorong Serah Aji Krama adalah merupakan salah satu upacara adat yang sulit untuk di abaikan, apalagi di lupakan. Upacara ini dilakukan apabila ada yang melaksanakan pernikahan, upacara inilah yang dinamakan “Sorong Serah Aji Krama”.

Berikut hasil dokumentasi Sorong Serah Aji Krama oleh Tim Kreatif Kampung KB Tumbuh Jaya:










Sorong Serah Aji Krama  ini merupakan lambang saja, tapi artinya yang terkandung didalamnya yaitu Serah terima tanggung jawab dari orang tua penganten wanita kepada penganten laki untuk bertanggung jawab kepada istrinya dari dunia sampai akhirat kelak.

Demikian, semoga saudari kami nanti menjadi keluarga yang samawa.
Share:

Pawai Alegoris Hultah NWDI Ke-84 di Anjani.


Selamat datang warga Kampung KB Tumbuh Jaya, salam hultah NWDI ke- 84 di Anjani. Semoga jaya sepanjang masa.

Pada kesempatan ini, kami bidang Keagaman berbagi artikel tentang Kampung KB "Tumbuh Jaya" Ikut Meriahkan Pawai Alegoris Hultah NWDI Ke-84 di Anjani. Banyak kejadian lucu, suka dan dukanya. Tetapi, itu semuanya tetap menjadi kenangan terindah sepanjang tahun. 

Pawai ini biasanya dilaksanakan sebelum acara puncak HULTAH NWDI yang ke 84 pada hari sabtu (29/06). Peserta yang hadir hampir ratusan ribu dari berbagai provinsi atau daerah yang ada di Indonesia.

Adapun tujuan pawai ta'aruf ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas masih eksisnya organisasi NW yang didirikan ulama dunia, Pahlawan Nasional, al Magfurulah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, sejak didirikan 84 tahun silam.

Berikut hasil dokumentasi yang berhasil dijepret oleh tim blogger kampung KB "Tumbuh Jaya" : 


















Tak lupa kami dari kontingen Kampung KB "Tumbuh Jaya", "Selamat hultah yang ke-84 di Anjani Lombok Timur, jaya selalu NWDIku." 

Demikian dokumentasi Kampung KB "Tumbuh Jaya" Ikut Meriahkan Pawai Alegoris Hultah NWDI Ke-84 di Anjani. Semoga NWDI jaya sepanjang masa.
Share:

Dokumentasi Bimbingan Manasik Haji Kecamatan Suralaga di Masjid Jami' Al Hidayah Dasan Tumbu.


Selamat datang warga Tumbuh Mulia, semoga sehat selalu dalam menjalani rutinitas sehari-hari.

Pada kesempatan ini, kami Bidang Keagamaan berbagi artikel tentang Dokumentasi Bimbingan Manasik Haji Kecamatan Suralaga di Masjid Jami' Al Hidayah Dasan Tumbu Desa Tumbuh Mulia.

Bimbingan manasik haji kecamatan Suralaga pada tahun 2019 ini berlangsung pada hari senin (17-24/06) di Masjid Jami' Al Hidayah Dasan Tumbu Desa Tumbuh Mulia. Program ini merupakan program tahunan KUA kecamatan Suralaga.



Dalam pembukaan bimbingan manasik haji tersebut dihadiri oleh Bapak Tuan Guru Drs. H. Khairi Yusri, M.Pd., Bapak Camat kecamatan Suralaga, Kepala Desa Kumbuh Mulia, KUA dan Kepala Madrasah Aliyah NW Boro' Tumbuh.

Perlu kita ketahui bersama bahwa manasik haji adalah peragaan pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan rukun-rukunnya. 

Oleh karena itu, dalam kegiatan manasik haji tersebut, para calon jama'ah haji akan dilatih tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji yang akan dilaksanakannya, misalnya rukun haji, persyaratan, wajib, sunah, maupun hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji. 

Selain itu, para calon jamaah haji juga diperkenalkan bagaimana cara melakukan praktik tawaf, sa’i, wukuf, lempar jumrah, dan prosesi ibadah lainnya dengan kondisi yang dibuat mirip dengan keadaan di tanah suci. 

Berikut Dokumentasi Bimbingan Manasik Haji Kecamatan Suralaga di Masjid Jami' Al Hidayah Dasan Tumbu Desa Tumbuh Mulia:









Manasik haji juga diperlukan guna memberikan pemahaman kepada setiap calon jamaah haji tentang tujuan utama keberangkatan mereka ke tanah suci. 

Manasik haji sangat bermanfaat bagi para calon jamaah haji, karena setelah melaksanakan manasik haji, para calon jamaah haji akan dapat memahami hal-hal apa saja yang harus dilakukan pada saat melakukan ibadah haji nantinya. Para calon jamaah haji juga mempelajari budaya, bahasa, dan kondisi alam di Arab Saudi.

Demikian, semoga bermanfaat.
Share:

Jadwal Imam Tarawih 1440 H di Masjid Jami' Al Hidayah Dasan Tumbu.


Selamat datang di blog Kampung KB "Tumbuh Jaya", pada kesempatan ini, kami dari bidang Keagamaan berbagai Jadwal Imam Tarawih 1440 H di Masjid Jami' Al Hidayah Dasan Tumbu Desa Tumbuh Mulia.

Jadwal ini merupakan salah satu program pengurus Masjid Jami' Al Hidayah Jadwal dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dalam satu tahun sekali

Selain itu, pengurus masjid juga membuat jadwal imam sholat lima waktu sehari semalam. Jadwal ini berjalan secara estafet selama satu minggu. Tugas dari para imam tersebut yaitu untuk memimpin para jama'ah dalam melaksakan sholat lima waktu.

Perlu kita ketahui bahwa, Imam secara harfiyah artinya pemimpin atau orang yang diikuti. Dalam konteks shalat, imam adalah orang yang dipercaya untuk memimpin shalat bersama dan berdiri pada posisi terdepan serta gerak gerik dan bacaannya diikuti oleh orang-orang atau jamaah di belakangnya yang menjadi ma’mum (Ensiklopedi Islam, 2:205). 

Berikut Jadwal Imam Tarawih 1440 H di Masjid Jami' Al Hidayah Dasan Tumbu Desa Tumbuh Mulia;



Dalam konteks kemasjidan imam masjid adalah guru atau pembimbing spiritual bagi perkembangan masjid dan jamaahnya. Imam masjid bertanggung jawab terhadap upaya menghidupkan ruh Islam pada masjid dan jamaahnya. 

Oleh karena itu, kedudukan imam dalam struktur masjid semestinya sejajar dengan ketua umum pengurus masjid, sehingga hubungan ketua masjid dengan imam masjid setidak-tidaknya hubungan kordinatif yang saling bekerjasama dalam memberi arah terhadap perkembangan masjid.

Demikian, semoga bermanfaat.
Share:

Sejarah dan Dokumentasi Pembangunan Mushalla "Darul Iman Wattaqwa".


Selamat datang di blog Kampung KB "Tumbuh Jaya", pada kesempatan ini, kami dari bidang Keagamaan berbagai Sejarah dan Dokumentasi Pembangunan Mushalla "Darul Iman Wattaqwa". 


Mushalla "Darul Iman Wattaqwa" adalah salah satu Mushalla ketiga yang ada di dusun Dasan Tumbu Desa Tumbuh Mulia kecamatan Suralaga. Mushalla ini dibangun pada tahun 2013 diatas lahan wakap seluas 1 are yang berada di dekat kantor Desa Tumbuh Mulia.

Mushalla "Darul Iman Wattaqwa" ini dibangun atas dasar permintaan masyarakat gubuk impres, pemancar dan rambutan karena kurangnya tempat ibadah dan tempat mengaji para santri dan santriwati.

Oleh karena itu, pemerintah Desa Tumbuh Mulia (Bapak Mawarlan, S.Pd.I., M. Sy) dengan sigap merespon permintaan masyarakat tersebut. Maka pada tahun 2013, pemerintah desa bersama masyarakat resmi membuka dan membangun sebuah Mushalla dengan nama Mushalla Darul Iman Wattaqwa.

Dengan semangat gotong royong, kerja keras, ikhlas dan cerdas masyarakat, akhirnya pembangunan mushalla Darul Iman Wattaqwa rampung dan selesesai sesuai dengan target.

Mushalla ini selain menjadi tempat ibadah sehari-hari, juga sebagai Tempat Pendidikan Qur'an (TPQ) yang resmi dari Kementrian Agama Kabupaten Lombok Timur sesuai SK Izin Operasional pada tahun 2015 yang lalu.

Berikut ini Sejarah dan Dokumentasi Pembangunan Mushalla "Darul Iman Wattaqwa" :





Bagian Belakang

Bagian Depan

Demikian, semoga pembangunan Mushalla ini sebagai salah satu sumber ladang amal jariyah kita. Aamiin ya mujibassa'ilin.
Share:

Peran Penting Keluarga Dalam Meningkatkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang Berkesinambungan.


Selamat datang di blog Kampung KB "Tumbuh Jaya", pada kesempatan ini kami berbagi artikel tentang Peran Penting Keluarga Dalam Meningkatkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)  yang Berkesinambungan.

Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran keluarga dan masyarakat akan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga, untuk memberikan motivasi kepada keluarga dalam perannya melanjutkan pendidikan  yang setingi-tinginya terhadap anak usia dini agar lebih bermutu dalam memajukan sumber daya manusia (SDM).

Peran Penting Keluarga Dalam Meningkatkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)  yang Berkesinambungan.

Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.

Didalam keluarga terdapat beberapa jenis yaitu pertama, keluarga inti yang terdiri dari suami, istri, dan anak. Keluarga inti merupakan bagian dari lembaga sosial yang ada pada masyarakat. Kedua, Keluarga konjugal yang terdiri dari pasangan dewasa (ibu dan ayah) dan anak mereka yang terdapat interaksi dengan kerabat dari salah satu atau dua pihak orang tua. Dan ketiga, Keluarga luas yang ditarik atas dasar garis keturunan di atas keluarga aslinya. Keluarga luas ini meliputi hubungan antara paman, bibi, keluarga kakek, dan keluarga nenek.

Berbagai peranan yang terdapat dalam keluarga terhadap anak usia dini adalah sebagai berikut:
  1. Ayah sebagai suami dari istri dan ayah dari anak-anaknya, berperan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya.
  2. Ibu sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai peran untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, di samping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya.
  3. Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan spiritual
Didalam pendidikan, peranan keluarga ini sangat penting untuk membentuk krakteristik anak usia dini dalam pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.



Pendidikan anak usia dini (PAUD) ini merupakan jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar. Hal ini sebagai upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan. Apple Tree Pre-School BSD

Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan 6 (enam) perkembangan: 
  1. Agama dan moral
  2. Fisik motorik
  3. Kognitif
  4. Bahasa 
  5. Sosial-emosional, dan 
  6. Seni
Hal ini sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan sesuai kelompok usia yang dilalui oleh anak usia dini seperti yang tercantum dalam Permendikbud 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD (menggantikan Permendiknas 58 tahun 2009).

Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini, yaitu:
1. Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa.

2. Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah, sehingga dapat mengurangi usia putus sekolah dan mampu bersaing secara sehat di jenjang pendidikan berikutnya.

Rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 adalah 0-6 tahun. Sementara menurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0-8 tahun (masa emas).

Ruang lingkup Pendidikan Anak Usia Dini, di antaranya: bayi (0-1 tahun), balita (2-3 tahun), kelompok bermain (3-6 tahun), dan sekolah dasar kelas awal (6-8 tahun).

Secara garis besar, peran penting keluarga dalam meningkatkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dibedakan menjadi dua bagian:

1. Keluarga sebagai profesi
Keluarga sebagai profesi merupakan keluarga sebagai pemegang kendali atau supir dalam mengarahkan atau membimbing anak-anak sehingga mampu mengenali dan mengerti terhadap benda di alam sekitarnya. 

Keluarga sebagai profesi ini seperti sebagai Guru, yang mampu memberikan arahan dan bimbingan yang baik. Sebagai teman bermain, yang mampu memberikan rasa nyaman agar mereka bisa membiasakan diri dalam mengenal lingkungan dan belajar ketika dirumah. Keluarga sebagai hakim yang bisa membantu menentukan hal yang anak-anak tidak mengerti atau tidak ketahui. 

Selain itu juga, keluarga sebagai pengawas, pengawasan merupakan hal utama yang harus dilakukan bahkan sampai anak sudah menjadi dewasa, bahkan hingga anak sudah siap melepas diri atau mandiri. 

Seabaliknya keluarga yang terlalu berlebihan dalam mengawasi anak sehingga mereka tidak bisa berkembang dengan baik, bahkan anak cenderung tertutup dan tidak senang bersosialisasi dan belajar akan hal baru bersama teman-temannya.

2. Keluarga sebagai fungsi (alat peraga)
Adapun beberapa peran keluarga sebagai fungsi (alat peraga) sebagai berikut:
  1. Mengontrol dan mengatur waktu anak
  2. Merangkul anak
  3. Membimbing anak
  4. Menciptakan kehidupan yang layak dan lingkungan yang baik
  5. Membangun sosial anak
  6. Membantu rencana pendidikan anak yang baik.
Demikianlah peranan penting keluarga dalam meningkatkan pendidikan anak usia dini. Kita berharap semoga dengan adanya blog kampung KB ini juga mampu menyadarkan kita betapa pentingnya peranan keluarga yang bahagia dan sejahtera dalam memberikan pendidikan anak usia dini demi berkembangnya bibit-bibit sumber daya manusia yang berkualitas.

#appletreebsd 
Share:

Hari/Tanggal

ALIH BAHASA

Daftar Isi