Situs Kampung KB dan Pendidikan Indonesia

Selamat datang di situs Kampung KB "Tumbuh Jaya" Desa Tumbuh Mulia Kecamatan Suralaga Lombok Timur NTB. Situs ini berisi 8 pokja Kampung KB seperti Pokja Pendidikan, Keagamaan, Sosial dan Budaya, Ekonomi, Kesehatan Refreduksi, Lingkungan, Perlindungan dan Kasih Sayang. Selain itu juga, berisi tentang administrasi pendidikan seperti Ruang Guru, Materi K13, Aplikasi K13, Program Kerja, Soal Ujian, Artikel Islam, Hiburan dan Katagori yang meliputi pertanian, peternakan dan perikanan. Semoga situs ini bermanfaat dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat menuju Indonesia sejahtera.
  • Arsip Kampung KB Tumbuh Jaya

    Photo Bersama Pengurus Kampung KB Tumbuh Jaya

  • Lomba Kampung BK

    Dokumentasi penyerahan hadiah juara 1 lomba Kampung KB sekabupaten Lombok Timur di Joben Desa Pesanggarahan kecamatan Montong Gading (Sabtu, 22 Juni 2019).

  • Dokumentasi penyerahan hadiah juara 1 lomba Kampung KB sekabupaten Lombok Timur di Joben Desa Pesanggarahan kecamatan Montong Gading (Sabtu, 22 Juni 2019).

Showing posts with label Katagori. Show all posts
Showing posts with label Katagori. Show all posts

Cara Budidaya Ikan Nila yang Menghasilkan Puluhan Juta Rupian Perbulan.

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas secara detail Cara Budidaya Ikan Nila yang Menghasilkan Puluhan Juta Rupian Perbulan. 

Ada beberapa hal penting yang harus di lakukan dalam budidaya ikan nila yakni, teknik pengelolaan air, pemberian pakan, dan pengendalian penyakit pada ikan nila.


Berikut pembahasannya secara detail Cara Budidaya Ikan Nila yang Menghasilkan Puluhan Juta Rupian Perbulan:


A. Pengelolaan Air

Pengelolaan air merupakan hal yang paling penting untuk menjaga kualitas air. Kualiatas air bisa di lihat dari kandungan Oksigen dan pH air.

Jika kadar oksigen pada kolam ikan nila mulai menurun, maka dulur-dulur bisa memperderas sirkulasi air dengan memperbesar debit air pada kolam.

Dulur-dulur bisa memberikan Suplemen Organik Cair Spesialis Ikan GDM yang berfungsi untuk menjaga kualitas air, karena bakteri yang terkandung dalam SOC GDM dapat mengurai sisa pakan yang mengendap pada kolam, sehingga dapat menekan kadar amoniak dan gas H2S.

B. Pemberian Pakan Ikan Nila

Ikan nila hanya membutuhkan pakan sebanyak 3% dari berat tubuhnya setiap hari. Dulur-dulur dapat memberikan pakan pada ikan nila diwaktu pagi dan sore harinya.

Jangan lupa untuk mengukur berat badan ikan nila setiap dua minggu sekali, dengan menggunakan sampel acak beberapa ikan nila. Dengan mengukur berat badan ikan nila, maka dulur-dulur dapat menentukan jumlah pakan yang diberikan setiap harinya.

Cara perhitungan jumlah pakan ikan nila
Contoh :

Dalam satu kolam terdapat 2000 ekor dengan berat 8-10 gram/ekor. Maka rata rata bobot ikan nila yaitu (8+10) : 2 = 9 gram/ekor
Sehingga perhitungan pakan ikan nila yaitu 9 x 2000 x 3% = 540 gram atau 5,4kg per harinya.

C. Pengendalian hama dan penyakit pada ikan nila

Pemicu terjadinya serangan penyakit pada ikan nila yaitu, karena ketidakseimbangan antara ikan nila dengan agen penyakit serta lingkungan.

Berikut hama dan penyakit yang menyerang pada budidaya ikan nila, serta cara mengendalikan hama dan penyakit ini:

a. Hama Notonecta (bebeasan)

Hama ini menyerang benih ikan nila yang masih kecil. Cara membasmi hama notonecta :

Cara membasmi hama notonecta ini dengan menuangkan minyak tanah ke permukaan air kolam sebanyak 500 cc/100 m2 untuk menekan populasi notonecta. Karena minyak tanah memiliki sifat yang mengapung di air, dengan demikian hama notonecta ini tidak dapat mengambil oksigen dari udara bebas dan akhirnya hama ini akan mati.

Minyak tanah ini tidak berbahaya pada ikan, karena ikan nila umumnya berada di dalam air.

Setelah hama notonecta ini mati, maka masukan air baru kedalam kolam serta dulur-dulur dapat membuka pembuangan air. Sehingga hama notonecta yang mati dapat terbuang bersama dengan minyak tanah.

b. Larva cybister (ucrit)

Hama larva cybister  atau yang biasa dikenal dengan nama ucrit atau kumbang air ini lebih berbahaya jika di banding notonecta. Hama ini biasanya menyerang benih ikan nila

Hama ucrit ini memiliki bentuk tubuh yang memanjang seperti ulat dengan ukuran 3-5cm, bewarna kehijauan, bergerak cepat, memiliki taring yang berfungsi untuk menjepit badan ikan dan merobek badan ikan.

Ucrit tumbuh baik pada lingkungan kolam yang mengandung material organik.

Cara Membasmi Hama Ucrit :

  • Menangkap hama ucrit secara manual dengan menggunakan alat tangkap berupa seser.
  • Atau bisa juga menggunakan minyak tanah, dengan cara menyemprotkan minyak tanah ke permukaan kolam. Setelah ucrit mati, maka gantilah air kolam dengan yang baru
c. Penyakit Trichodina sp.

Penyakit Trichodina sp. memiliki berbentuk seperti piring terbang. Trichodina sp. merupakan ektoparasit yang ikan nila pada bagian kulit dan insang. Penyakit ini berkembang biak dengan cara pembelahan yang berlangsung di tubuh inang, mudah berenang secara bebas, dapat melepaskan diri dari inang dan mampu hidup lebih dari dua hari tanpa inang.

Cara mengobati ikan yang terserang penyakit Trichodina sp. yaitu dengan cara merendam ikan nila yang sakit kedalam larutan garam (NaCl) 500-1000 mg/liter selama 24 jam.

d. Penyakit Bercak merah

Bercak merah biasanya di sebabkan bakteri Aeromonas. Ciri-ciri ikan nila yang terkena penyakit bercak merah yaitu adanya pendaraharan pada bagian tubuh yang terserang, sisik mengelupas, perut membusung, ada borok/luka, ikan terlihat lemah dan sering muncul pada permukaan kolam.

Penyakit bercak merah ini biasanya membuat peternak ikan nila merasa kuatir, karena dapat menyebabkan kematin massal pada ikan nila. Penyakit ini mudah menular pada ikan-ikan lain yang berada pada satu lokasi kolam.

Cara pengobatan ikan yang terserang penyakit bercak merah yaitu Penyakit bercak merah ini dapat diobati dengan menggunakan antibiotik. Ikan nila yang dipelihara dengan menggunakan kolam tanah atau beton, maka antibiotik ini dapat digunakan dengan cara ditebar di kolam ataupun juga dapat diberikan dengan dicampur pakan ikan nila.

Antibiotik yang ditebar di kolam yaitu berupa PK atau bisa juga menggunakan obat lain yang serupa. Antibiotik PK ini dijual di toko-toko pertanian atau toko akuarium. Cara penggunaannya pun cukup mudah, cukup ikuti dosis dan cara penggunaannya yang tertera pada botol.

Sedangkan Antibiotik yang dicampur dengan pakan ini beda lagi ya lur, dulur-dulur dapat menggunakan antibiotik oxytetracyclin. Dengan dosis 50mg/kg pakan ikan nila. Antibiotik dapat dicampurkan dengan pakan selama 7 hingga 10 hari sampai ikan terlihat sembuh. Antibiotik oxytetracyclin ini dapat diperoleh di apotek.

Demikian Cara Budidaya Ikan Nila yang Menghasilkan Puluhan Juta Rupian Perbulan. Semoga bermanfaat.
Share:

Ciri-ciri Benih Ikan Nila yang Baik Untuk Dibudidayakan.


Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas secara detail Ciri-ciri Benih Ikan Nila yang Baik Untuk Dibudidayakan.

Ikan nila termasuk ikan pemakan segalanya. Pada umumnya makanan ikan nila merupakan plankton dan tumbuhan air yang hidup di sekitar, jadi biaya pakan untuk ikan nila ini relative lebih rendah jika dibandingkan dengan budidaya ikan yang lainnya.

Ciri-ciri Benih Ikan Nila yang Baik Untuk Dibudidayakan

Dari segi budidaya, budidaya ikan nila memang cukup menguntungkan, karena ikan nila cukup mudah untuk di budidayakan, mudah perawatannya, tidak membutuhkan biaya yang banyak, serta hasil panen yang cukup meguntungkan.

Berikut Ciri-ciri Benih Ikan Nila yang Baik Untuk Dibudidayakan:

Benih ikan nila harus berasal dari tempat pembibitan yang baik dan di sertai dengan sertifikat yang jelas. Secara umum benih ikan nila yang sehat antara lain:
  1. Gerakan ikan yang lincah,
  2. Respon yang tinggi saat di beri pakan,
  3. Tidak memiliki cacat fisik,
  4. Warna ikan yang cerah,
  5. Ukuran ikan nila seragam,
  6. Memiliki bentuk badan normal dan masih terdapat lendir.
Demikian Ciri-ciri Benih Ikan Nila yang Baik Untuk Dibudidayakan. Semoga bermanfaat.
Share:

Cara Memelihara Marmut Agar Cepat Berkembangbiak Dengan Cepat.


Marmut merupakan salah satu hewan peliharaan yang sangat lucu. Jenis marmut sama seperti kelinci namun hanya kelinci memiliki kuping yang panjang dan besar. Sementara untuk marmut memiliki kuping ang keci dan marmut ini tidak memiliki tubuh yang besar seperti kelinci. Walaupun marmut memiliki umur yang cukup tua namun tetap saja tubuh marmut tidak bisa sebesar tubuh kelinci yang sudah dewasa.

Berikut Cara Memelihara Marmut Agar Cepat Berkembangbiak Dengan Cepat:

1. Kandang dan Peralatan Marmut

Awal pemeliharaan marmut maka kalian bisa mempersiapkan kandangnya terlebih dahulu. Kalian harus ingat marmut ini adalah hewan yang kecil yang sangat lasak dan kadang tidak terlihat. Jadi, jika marmut tidak kalian kandangi maka yang ada marmut bisa bermain di mana saja. Jadi, kalian bisa mengandangi marmut di kandang, dan jangan sampai gak kalian kandangi.

Nah sementara hewan marmut ini sama seperti hamster yang di mana senang dengan bermain. Jadi agar marmut memiliki permainan maka kalian bisa memberikan mainan kepada marmut. Untuk membelikan alat permainanya kalian bisa membelinya di toko hewan. Dan kalian bisa bilang kepada pemilik toko mainnan untuk marmut, dan nanti kalian bisa memilihnya.

2. Pembelian Marmut

Jika kalian sudah mempersiapkan kandang, maka selanjutnya adalah kalian membeli marmut. Dalam pemilihan marmut maka kalian bisa memilih bibit yang sehat dan bebas dari penyakit. Kalian bisa melihat kondisi marmut dari mata, bulu dan ukuran tubunya si marmut. Dalam pembelian maka kalian bisa membelinya di toko hewan atau juga kalian bisa membelinya langsung ke para peternak.

Di tempat peternak langsung kalian bisa melihat indukan dari marmut yang akan kalian beli. Jika induk marmut tersebut super bagus dan berkualitas yang sangat menjaminkan maka kalian bisa membeli anak. Kalian bisa membelinya, dalam pembelian kalian bisa membelinya jantan 1 ekor dan betina 2-3 ekor saja. Namun semua kembali lagi kepada kalian, ingin pelihara berapa ekor.

3. Pemberian Pakan Marmut

Ketika marmut sudah kalian beli, maka kalian bisa memberikan marmut pakan. Dalam pemberian pakan kalian bisa memberikan marmut makan makanan yang berualitas. Dalam pemberian kalian bisa memberikan marmut pakan selada, wortel, parsley, bayam dan tomat.  Dan kalau bisa kalian bisa memberikan marmut makanan yang banyak mengandung vitamin C yang banyak.

Selain itu kalian juga bisa memberikan marmut vitamin. Untuk vitamin kalian bisa campurkan ke dalam air minumnya marmut. Dan pemberian air lebih baik kalian memberikan air yang bagus yang belum tercemar, agar marmut tidak mudah terkena racun.

4. Perawatan Marmut

Selanjutnya adalah perawatan, dalam perawatan kalian bisa merawat marmut dengan cara memandikan marmut. Kalian bisa memandikan marmut, dalam memandikan kalian bisa melakukan dengan perlahan – lahan agar marmut tidak mudah terkeujut. Setelah marmut kalian mandikan, maka kalian sudah bisa mengeri bulu marmut.

Kalian juga harus perhatikan kandang marmut, jangan sampai kandang kotor. Karena itu sangat membahayakan bagi kesehatan. Jika kandang marmut kotor maka marmut akan mudah terserang penyakit, jadi jika kandang kotor maka kalian bisa bersihkan dengan cara semprot dengan air agar kotoran mudah ilang. Namun jika kotoran susah untuk lepas, maka kalian bisa bersihkan dengan cara mengsikatnya dengan sikat.

Demikian Cara Memelihara Marmut Agar Cepat Berkembangbiak Dengan Cepat. Semoga bermanfaat.
Share:

Cara Budidaya Ikan Lele yang Praktis dan Menghasilkan Panen yang Besar.


Salah satu ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia adalah ikan lele. Ikan lele banyak dijual di pasar-pasar tradisional. Ikan lele memiliki rasa yang gurih dan harganya murah.

Banyak dikonsumsi dan dincar oleh para pembeli, tak jarang banyak masyarakat yang ingin mencoba untuk ternak lele. Jika kamu salah satunya, tentu kamu perlu mengetahui cara ternak lele yang baik agar berhasil.

Berikut Cara budidaya ikan lele yang praktis dan menghasilkan panen yang besar:

1. Mempersiapkan kolam

Cara ternak lele yang pertama adalah kamu perlu menyiapkan kolam. Kolam ikan lele bisa menggunakan kolam tanah, kolam dari terpal ataupun kolam dari semen. Usahakan kolam memiliki ukuran yang cukup agar ikan lele tidak mudah mati akibat kekurangan oksigen.

Kolam yang telah berisi air, perlu kamu tunggu beberapa hari sebelum memasukkan bibit lele. Hal ini karena kamu harus menunggu adanya proses pembentukan lumut pada kolam.

Adanya lumut dan fitoplankton dapat membuat air tidak mudah keruh. Lama menunggu sekitar 3 hingga 7 hari.


2. Memilih bibit unggul ikan lele

Kamu perlu jeli untuk memilih bibit unggul lele. Pilihlah bibit unggul lele karena lele akan tumbuh besar, tak mudah terserang penyakit dan juga gesit. Bibit unggul lele akan lebih bergerak aktif dan agresif saat diberi pakan.

Selain itu bibit unggul lele akan menghasilkan ikan lele yang memiliki warna yang terang serta sehat.

Kamu bisa mencoba dengan bibit ikan lele jenis dumbo. Jenis lele ini mudah dirawat dan mudah didapatkan. Ikan lele jenis dumbo memiliki kualitas daging yang baik dan tahan dari serangan penyakit. Ikan lele dumbo juga dapat berkembang biak dengan jumlah banyak.

3. Waktu yang baik menebar bibit unggul ikan lele

Cara ternak lele yang banyak dilakukan kesalahan biasanya dari cara menebar bibit ikan lele. Gunakan ember dan isi bibit lele sebagian. Masukkan ke dalam kolam dan biarkan mereka keluar dengan sendirinya.

Jangan masukkan bibit ikan lele secara bersamaan karena akan membuat ikan lele stres dan bisa mati.

Waktu yang tepat untuk menebar bibit unggul ikan lele saat pagi atau malam hari. Disaat tersebut ikan lele biasanya lebih tenang.

4. Pisahkan ukuran lele

Cara ternak lele agar mendapatkan keuntungan, kamu perlu memisahkan ukuran lele di dalam suatu kolam. Pindahkan ukuran ikan lele yang memiliki tubuh kecil dari lainnya.

Hal ini dapat menghindari ikan lele yang berukuran lebih besar akan menyakiti ikan lele yang berukuran kecil sehingga dapat merugikan kualitasnya. Biasanya kamu bisa lakukan cara ini saat usianya telah 20 hari.

5. Perhatikan kedalaman kolam dan kualitas air

Ikan lele dapat bertahan hidup di air yang berlumpur yang mengandung banyak lumut. Walaupun tidak jernih, kamu harus tetap perhatikan sumber air kolam tersebut, karena bisa saja air yang tidak jernih tersebut akibat terkena limbah.

Untuk kedalaman kolam ikan lele secara umum sekitar 20 cm. Pada bulan kedua 40 cm dan ketiga 80 cm. kamu juga bisa tambahkan tanaman air pada kolam agar terasa teduh dan tidak panas bagi ikan lele. Selain itu tanaman air juga bisa menyerap racun pada air kolam.

6. Memilih pakan lele yang baik

Cara ternak lele yang paling penting selanjutnya adalah memilih pakan untuk ikan lele. Pilih pakan yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan lele. Sebagai contoh kamu bisa menggunakan pakan jenis sentrat 781-1.

Beri makan ikan lele pada pagi hari, sore hari dan pada malam hari. Kamu bisa menambahkan jam makan tambahan bagi ikan lele jika diperlukan.

7. Lele dapat dipanen setelah 3 bulan

Setelah 3 bulan dari penyebaran bibit ikan lele, kini ikan lele dapat dipanen. Jika kamu akan menebar bibit ikan lele lagi, usahakan untuk membersihkan kolam yang sudah digunakan sebelumnya.

Pastikan taka da ikan lele yang tertinggal di kolam sebelum menebar bibit ikan lele yang baru.

Kandungan Ikan Lele

Mengonsumsi ikan lele baik untuk kesehatan tubuh. Selain mudah ditemui di pasaran, ikan lele memiliki kandungan gizi yang baik bagi kesehatan. Banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan mengonsumsi ikan lele. Beberapa manfaat ikan lele sebagai berikut:
  1. Rendah kalori serta rendah lemak
  2. Vitamin B12 dan mengandung protein yang lengkap
  3. Mengandung asam lemak omega-3 yang sehat bagi tubuh.

Demikian Cara budidaya ikan lele yang praktis dan menghasilkan panen yang besar. Semoga bermanfaat.
Share:

Cara Budidaya Belut yang Praktis dan Menghasilkan Panen yang Besar.


Belut merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang cukup banyak penggemarnya. Belut sangat baik dikonsumsi karena memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Budidaya belut sawah (Monopterus albus) saat ini mulai berkembang pesat. Hal ini tidak terlepas dari kandungan gizi belut yang cukup tinggi, selain itu cara budidaya belut tidak terlalu ribet jika dibandingkan dengan budidaya jenis ikan lainnya.

Terlepas dari manfaat dan kandungan nutrisi belut, ikan yang satu ini juga cukup enak untuk dikonsumsi. Rasa dagingnya yang kenyal dan gurih membuat siapa saja yang menikmatinya pasti ketagihan. Tidak heran kalau permintaan akan ikan belut semakin meningkat.

Belut merupakan binatang air yang digolongkan dalam kelompok ikan. Berbeda dengan kebanyakan jenis ikan lainnya, belut bisa hidup dalam lumpur dengan sedikit air.

Binatang ini mempunyai dua sistem pernapasan yang bisa membuatnya bertahan dalam kondisi tersebut. Meski dalam habitat aslinya berada di tempat berlumpur, cara budidaya belut tidak harus menggunakan media lumpur. Namun juga bisa menggunakan air bersih di kolam biasa.

Tetapi ada beberapa kelamahan dari cara budidaya belut tanpa lumpur ini. Yaitu Anda harus menyiapkan makanan yang cukup, hal ini dikarenakan belut hanya akan memakan makanan yang disediakan.

Selain kelemahan, cara budidaya belut ini memiliki keuntungan memudahkan untuk mengontrol belut ketika terserang penyakit. Dan memudahkan petani belut untuk menurunkan intensitas terjadinya kanibalisme antar belut.

Berikut cara budidaya belut yang praktis dan menghasilkan panen yang besar:

1. Menyiapkan Media Tempat dan Air Budidaya

Melakukan persiapan adalah langkah awal yang di lakukan untuk memulai usaha budidaya belut, yaitu kolam pembesaran. Biasanya kolam yang digunakan adalah kolam yang berjenis kolam terpal maupun kolam permanen dari semen.

Kolam air jernih ini dapat meminimalisir pemborosan tempat. Hal itu karena ukuran kolam yang tidak terlalu besar bisa menampung banyak bibit, jika di bandingkan dengan kolam lumpur.

Jika Anda akan menggunakan kolam dengan air jernih, maka harus dibuat sebuah sirkulasi air yang baik. Hal itu agar bisa mengatur kadar pH di dalam air yang pastinya akan terganggu karena adanya pengeluaran lendir dari tubuh belut. Sirkulasi yang bagus akan membuat kadar oksigen di dalam kolam menjadi stabil dan air tetap jernih.

2. Pemilihan Bibit Belut

Pemilihan bibit belut nantinya akan menentukan hasil dari panen. Jadi Anda harus mendapatkan bibit yang berkualitas dan ungul. Berikut beberapa ketentuan dalam pemilihan bibit:

1. Pilihlah bibit yang tidak ada bekas luka dan kondisi belut yang lincah.

2. Hindari bibit belut yang didapat secara alami, karena akan menimbulkan bekas luka seperti cara penangkapan dengan metode setrum, berburu di dalam lumpur sawah dan sungai.

3. Inilah mengapa Anda harus lebih teliti dalam memilih dan membeli bibit belut. Bibit yang sehat tentunya berpotensi untuk berkembang secara maksimal.

4. Ukuran bibit setidaknya harus merata atau sama besar. Tingkatan kanibalisme bisa diminimalisir dengan cara memilih ukuran bibit yang sama besar.

5. Selain adanya kanibalisme pemberian pakan tentunya juga tidak akan merata jika Anda mencampurkan bibit yang kecil dengan bibit yang besar di satu kolam yang sama.

3. Pemberian Pakan Teratur

Pemberian pakan bagi peternak belut khususnya untuk pemula adalah dengan pemberian makan secara teratur. Hal ini sangat penting bagi tumbuh kembangnya belut.

Pemberian pakan yang tepat akan menyebabkan keberhasilan dari budidaya belut akan lebih optimal. Anda bisa memberikan beberapa jenis pakan alami seperti limbah ikan, bekicot, sisa cincangan dari daging ayam maupun pelet.

Biasanya pakan akan diberikan secara berkala 3-4 kali sehari. Semakin besar dan semakin berumur bibit, maka jumlah pakan akan lebih sedikit.

4. Perawatan Belut

Rawatlah belut dengan seksama. Perhatikan kualitas air, pemberian pakan secara teratur serta sesuai dengan takaran agar tidak menimbulkan air yang cepat kotor dan sifat kanibalisme belut. Perlu diketahui kebiasaan belut yang mengalami penyakit, yaitu ditandai dengan belut terus bergerak pada siang hari dan aktif menyerang belut lainnya.

Belut adalah binatang yang mengeluarkan lendir, hal ini dikarenakan mekanisme tubuh untuk melindungi dirinya yang terbilang sensitif. Lendir yang keluar dari belut ini secara terus-menerus dapat mempengaruhi tingkat keasaman air atau pH air di kolam. Sehingga ketika air kolam mencapai ambang batas pH 7, maka air harus segera dinetralkan atau segera disirkulasi. Maka dari itu media budidaya belut harus dilengkapi dengan sirkulasi air yang memadai.

5. Panen Ternak Belut

Proses pemanenan belut sebenarnya tidak memiliki takaran dan masa panen, karena mau sekecil apapun belut tetap bisa dinikmati dan bergizi tinggi. Namun agar panen yang didapati dalam jumlah maksimal, maka bisa melakukan panen setelah 3 hingga 4 bulan masa pemeliharaan.

Belut yang memiliki kualitas yang baik, bisa seterusnya Anda jadikan untuk indukan dan menghasilkan bibit-bibit baru nantinya. Anda bisa melakukan pemanenan secara harian atau tidak secara sekaligus dengan penangkapan manual. Hal itu karena kebanyakan masyarakat menyukai ukuran belut yang beragam, tidak selalu harus ukuran yang besar.

Proses panen dengan cara budidaya belut tanpa lumpur ini lebih mudah dan praktis daripada metode lainnya. Apabila menggunakan kolam bisa dilakukan dengan menguras kolam atau menjaring belut yang ada di kolam.

Berikut cara budidaya belut yang praktis dan menghasilkan panen yang besar. semoga bermanfaat.
Share:

Rahasia Cara Beternak Sapi Dengan Keuntungan yang Sangat Besar.


Selamat datang, pada kesempatan ini kami berbagi Rahasia Cara Beternak Sapi Dengan Keuntungan yang Sangat Besar.

Sapi merupakan binatang memalia yang mudah dikembang biakkan. Banyak masyarakat yang beternak sapi ini, karena harga jualnya yang sangat tinggi sehingga untuk beternak sapi ini sangat banyak diminati. 

Berikut Rahasia Cara Beternak Sapi Dengan Keuntungan yang Sangat Besar. Langsung saja kita bahas artikel di bawah ini :

1. Pembuatan Kandang Untuk Sapi
  • Kalian bisa membuat kandang yang jauh dari rumah atau pemukiman warga.
  • Untuk kandang kalian bisa membuatnya menggunakan bahan sederhana, seperti kayu, seng bekas. 
  • Untuk lantai kalian bisa semen atau membat dari tanah yang di padatkan.
  • kandang harus lebih tinggi dari tanah yang di sekitar, agar terhindar dari kebanjiran.
  • Ventilasi kandang harus dalam keadaan baik.
  • Untuk saluran pembuangan kontoran harus dalam keadaan baik tidak boleh tersumbat.
Untuk ukuran kandang sapi juga harus kalian perhatikan, karena setiap umur kerbau dan jenis kelamin kandang pasti berbeda-beda. Untuk ukuran kandang sapi sesuai dengan pedoman sebagai berikut :
  1. Kerbau betina dewasa 1,5m x 2 m2
  2. Kerbau jantan dewasa 1,8m x 2 m2
  3. Untuk Kerbau anakan 1,5m x 1 m2

Ingat untuk kandang harus kalian lengkapi dengan tempat minum tempat makan dan jangan lupa kandang bisa kalian tembok.


2. Memilih Bibit Sapi Unggulan

Dalam pemilihan bibit sapi kalian harus memilih dengan memperhatikan kesehatan kerbau dan umur kerbau. Untuk ciri sapi yang sehari kalian bisa melihat melalui, mata bersih, kulit bercahaya, keadaan tubuh gemuk dan normal, belu bersih dan tidak ada kurap pada seluruh badan, hidung ingusnya sedikit dan tidak berbau.

Cara beternak kerbau kalian bisa melihat dari keadaan giginya. Karena untuk gigi sapi hanya terdapat di rahang bawah, sedangkan rahang atas hanya merupakan bantalan keras yang di gunakan untuk memotong rumput yang di makan. Gigi pada rahang bawah memiliki 4 pasang gigi.

Namun jika kalian ingin melihat kondisi sapi dari luar berikut ini akan kami berikan caranya sebagai berikut :
  1. Bentuk badan secara keseluruhan seimbang.
  2. Ternak calon pejantan mempunyai alat kelamin dan kakinya kuat.
  3. Ternak calon bibit berina mempunyai alat kelamin yang normal dan ambingnya baik.
  4. Ternak kerja dipilih yang kakinya kuat, perototan berisi dan tulang hidungnya besar.

3. Pakan Limbah Pertanian

Cara mengelolahnya sebagai berikut :
  • Pertama kalian bisa mempersiapkan alat-alat seperti : drum yang di potong sebagai wadah, alat mengaduk, ember plastik, alat penyiram, dan timbangan.
  • Kedua kalian bisa menyiapkan bahan seperti, jerami pada kering, air dan soda.
  • Untuk pengelolahan, kalian bisa melarutkan soda ke dalam ember terlebih dahulu. Tiap – tiap jerami pada di gunakan takaran 2 sendok makan 30g soda di campur dengan 1 liter air.
  • Kemudian jarimi bisa kalian potong dan setelah itu masuk ke dalam drum.
  • Jearimi yang sudah kalian masukan maka selanjutnya bisa kalian siram dengan air soda dengan sedikit-sedikit dan bisa sambil di aduk sampai meratawa.
  • Jika sudah merata maka bisa kalian diamkan selama 8 jam agar campuran merata.
  • Pakan Jerami Dengan Pupuk Urea

4. Pakan Jerami Dengan Pupuk Urea

Jika kalian bisa mengelolah jerami  pupuk urea yang akan kalian berikan kepada kerbau. Cara mengolahnya sebagai berikut :
  • Untuk pertama siapkan alat-alat seperti sendok, cangkul,alat penyiram, ember, timbangan, dan plastik.
  • Untuk bahan bisa kalian siapkan seperti jerami, pupuk urea, dan air.
  • Pupuk bisa kalian larutkan dalan 1 liter air ember kemudian di aduk sampai merata.
  • Buat lobang pada tempat penyimpanan jerami dengan ukuran lebar 75cm, kedalaman 1m dan penjanganya di sesuaikan dengan kebutuhan.
  • Jerami yang telah di sediakan bisa kaliah masuk ke dalam lubang, untuk dasar bisa kalian alsai dengan plastik.
  • Untuk pupuk urea yang sudah terlarut di dalam air bisa kalian masukan ke dalam alat penyiraman dan di siramkan ke dalam lobang yang berisi jerami tersebut.
  • Jika sudah maka jerami bisa kalian padatkan dan segera di tutup dengan plastik lalu bisa di timbun dengan tanah.
  • Jerami yang kalian rimbun bisa di tunggu selama 15 hari.
Demkian Rahasia Cara Beternak sapi Dengan Keuntungan yang sangat besar, semoga bermanfaat.
Share:

Rahasia Cara Beternak Kerbau Dengan Keuntungan yang Sangat Besar.


Kerbau merupakan binatang memamah biak yang menjadi hewan terbak bagi banyak masyarakat di dunia, terutama Asia. Hewan ini adalah domestikasidari kerbai liar ( orang india menyebutnya arni) yang masih dapat di temukan di daerah – daerah Pakistan, India, Bangladesh, Nepal, Bhutan, Vietnam, China, Filipina, Taiwan, Indonesia, dan Thailand.

Saat ini untuk populasi kerbau liar di Asia mulai menurun dan di khawatirkan pada masa yang akan datang tidak akan ada lagi populasi kerbau liar yang dapat di temukan. Kerbau dewasa dapat memiliki berat sekitar 300kg hingga 600kg. Kerbau liar dapat memiliki berat yang levih kerbau liar betina dapat mencapai berat hingga 800kg dan kerbau liar jantan dapat mencapai berat hingga 1200kg. Berat rata-ratakerbau jantan adalah 900kg dan tinggi rata-rata di bagian pundah kerbau adalah 1,7 meter.

Salah satu ciri yang memberdakan kerbau liar dengan kerbau peliharaan adalah bahwa kerbau peliharaan memiliki perut yang bulat. Dengan adanya campuran keturunan antara kerbau populasi yang berbeda, berat bdan kerbau dapat bervariasi.

Banyak masyarakat yang beternak kerbau ini, karena harga jualnya yang sangat tinggi sehingga untuk beternak kerbau ini sangat banyak di minati. Namun untuk menjual daging kerbau harga tidaklah sangat mahal karena kalau di bilang kerbau yang sudah tidak hidup harganya akan menurun dari pada penjualan kerbau hidup.

Nah jika kalian ingin mencoba untuk beternak kerbau berikut ini kami akan memberikan syarat dan cara beternak kerbau kepada kalian. Langsung saja kita bahas artikel di bawah ini :

1. Pembuatan Kandang Untuk Kerbau
  • Kalian bisa membuat kandang yang jauh dari rumah atau pemukiman warga, sebenarnya semua tergantung dari kondisi kampung tempat tinggal kalian. Jika memang relatif banyak yang tau cara Beternak Kerbau kalian juga bisa beternak juga.
  • Untuk kandang kalian bisa membuatnya menggunakan bahan sederhana, seperti kayu, seng bekas. Jika kalian ingin kandang tanah lama kalian bisa menggunakan bahan yang lebih bagus seperti kayu.
  • Untuk lantai kalian bisa semen atau membat dari tanah yang di padatkan. Ingat kandang harus lebih tinggi dari tanah yang di sekitar, agar terhindar dari kebanjiran.
  • Ventilasi kandang harus dalam keadaan baik.
  • Untuk saluran pembuangan kontoran harus dalam keadaan baik tidak boleh tersumbat.

Untuk ukuran kandang kerbau juga harus kalian perhatikan, karena setiap umur kerbau dan jenis kelamin kandang pasti berbeda – beda. Untuk ukuran kandang kerbau sesuai dengan pedoman sebagai berikut :

  • Kerbau betina dewasa 1,5m x 2 m2
  • Kerbau jantan dewasa 1,8m x 2 m2
  • Untuk Kerbau anakan 1,5m x 1 m2
Ingat untuk kandang harus kalian lengkapi dengan tempat minum tempat makan dan jangan lupa kandang bisa kalian tembok.

2. Memilih Bibit Kerbau Unggulan

Dalam pemilihan bibit kerbau kalian harus memilih dengan memperhatikan kesehatan kerbau dan umur kerbau. Untuk ciri kerbau yang sehari kalian bisa melihat melalui, mata bersih, kulit bercahaya, keadaan tubuh gemuk dan normal, belu bersih dan tidak ada kurap pada seluruh badan, hidung ingusnya sedikit dan tidak berbau.

Cara beternak kerbau kalian bisa melihat dari keadaan giginya. Karena untuk gigi kerbau hanya terdapat di rahang bawah, sedangkan rahang atas hanya merupakan bantalan keras yang di gunakan untuk memotong rumput yang di makan. Gigi pada rahang bawah memiliki 4 pasang gigi.

Namun jika kalian ingin melihat kondisi kerbau dari luar berikut ini akan kami berikan caranya sebagai berikut :
  • Bentuk badan secara keseluruhan seimbang.
  • Ternak calon pejantan mempunyai alat kelamin dan kakinya kuat.
  • Ternak calon bibit berina mempunyai alat kelamin yang normal dan ambingnya baik.
  • Ternak kerja dipilih yang kakinya kuat, perototan berisi dan tulang hidungnya besar.

3. Pakan Limbah Pertanian

Nah untuk rumput pastinya tidak akan setiap saat kita dapatkan dengan mudah, apabila ketika sedang musim kemarau maka rumput akan sulit untuk di cari. Nah kalian bisa mencoba menggunakan pakan limbah pertanian, kalian ingin tau bagaimana cara mengelolahnya? Langsung saja sebagai berikut :
  • Pertama kalian bisa mempersiapkan alat-alat seperti : drum yang di potong sebagai wadah, alat mengaduk, ember plastik, alat penyiram, dan timbangan.
  • Kedua kalian bisa menyiapkan bahan seperti, jerami pada kering, air dan soda.
  • Untuk pengelolahan, kalian bisa melarutkan soda ke dalam ember terlebih dahulu. Tiap – tiap jerami pada di gunakan takaran 2 sendok makan 30g soda di campur dengan 1 liter air.
  • Kemudian jarimi bisa kalian potong dan setelah itu masuk ke dalam drum.
  • Jearimi yang sudah kalian masukan maka selanjutnya bisa kalian siram dengan air soda dengan sedikit-sedikit dan bisa sambil di aduk sampai meratawa.
  • Jika sudah merata maka bisa kalian diamkan selama 8 jam agar campuran merata.
  • Pakan Jerami Dengan Pupuk Urea

4. Pakan Jerami Dengan Pupuk Urea

Jika kalian bisa mengelolah jerami  pupuk urea yang akan kalian berikan kepada kerbau. Bagaimana cara mengolahnya?? Langsung saja sebagai berikut :
  • Untuk pertama siapkan alat-alat seperti sendok, cangkul,alat penyiram, ember, timbangan, dan plastik.
  • Untuk bahan bisa kalian siapkan seperti jerami, pupuk urea, dan air.
  • Pupuk bisa kalian larutkan dalan 1 liter air ember kemudian di aduk sampai merata.
  • Buat lobang pada tempat penyimpanan jerami dengan ukuran lebar 75cm, kedalaman 1m dan penjanganya di sesuaikan dengan kebutuhan.
  • Jerami yang telah di sediakan bisa kaliah masuk ke dalam lubang, untuk dasar bisa kalian alsai dengan plastik.
  • Untuk pupuk urea yang sudah terlarut di dalam air bisa kalian masukan ke dalam alat penyiraman dan di siramkan ke dalam lobang yang berisi jerami tersebut.
  • Jika sudah maka jerami bisa kalian padatkan dan segera di tutup dengan plastik lalu bisa di timbun dengan tanah.
  • Jerami yang kalian rimbun bisa di tunggu selama 15 hari.

Demkian  Rahasia Cara Beternak Kerbau Dengan Keuntungan yang Sangat Besar, semoga bermanfaat.
Share:

Cara Memelihara Kelinci dengan Baik Agar Tetap Sehat dan Gemuk.


Kelinci merupakan salah satu pilihan hewan peliharaan yang menggemaskan. Dulunya kelinci termasuk hewan liar yang hidup di Afrika hingga daratan Eropa. 

Di Indonesia, kelinci berasal dari bahasa Belanda, yaitu konijntje yang berarti "anak kelinci". Hal ini menunjukkan bahwa kelinci dibawa ke Indonesia bersama dengan pemerintah kolonial.

Dari catatan sejarah, kelinci pertama kali dibawa ke tanah Jawa oleh orang-orang dari Belanda pada tahun 1835 sebagai ternak hias. Namun Indonesia rupanya mempunyai spesies kelinci sendiri. Spesies kelinci ini dapat ditemui di Pulau Sumatera yaitu kelinci sumatera (Nesolagus netscheri). Spesies ini baru ditemukan pada tahun 1972.

Kelinci adalah hewan peliharaan yang unik. Mereka memiliki kebutuhan khusus untuk menjalani hidup yang panjang, bahagia dan sehat. Pada umumnya umur kelinci mencapai 5 hingga 10 tahun bahkan bisa lebih.

Seperti hewan peliharaan lainnya, memelihara kelinci membutuhkan persiapan dan pengetahuan yang cukup. Kelinci mungkin mudah dicintai, tetapi mereka tidak semudah itu dirawat. cara merawat kelinci memang susah susah gampang.

Berikut Cara Memelihara Kelinci dengan Baik Agar Tetap Sehat dan Gemuk dari berbagai sumber:

Cara merawat kelinci yang pertama adalah menyiapkan tempat tinggal yang cocok untuknya. Setiap pemilik kelinci harus tahu bahwa tempat paling aman bagi kelinci untuk tinggal adalah di dalam ruangan. Kelinci seharusnya tidak ditaruh di luar. Kelinci domestik berbeda dari kerabat liar mereka. mereka tidak mentolerir suhu ekstrem dengan baik, terutama di bulan-bulan musim panas.

Bahkan di kandang yang aman, kelinci berisiko dari pemangsa. Hanya dengan melihat atau mendengar suara binatang buas di dekatnya dapat menyebabkan kelinci begitu tertekan sehingga mereka dapat menderita stres hingga serangan jantung dan benar-benar mati ketakutan.

Cara merawat kelinci yang kedua yaitu siapkan kotak kotoran. Kelinci memiliki kecenderungan alami untuk buang air kecil dan besar di satu area. Manfaatkan ini dengan menyiapkan kotak kotoran kucing berukuran sedang atau tempat penyimpanan dangkal di dekat mangkuk makanan atau air.

Jika kelinci Anda bebas berkeliaran di beberapa ruangan di rumah Anda, ada baiknya Anda memiliki kotak kotoran di beberapa tempat. Banyak kelinci menikmati menghabiskan waktu bersantai di kotak kotorannya, jadi pastikan ukurannya cukup besar.

Cara merawat kelinci yang ketiga yaitu Makanan seimbang. Cara merawat kelinci yang sangat penting diperhatikan adalah pemberian makanan. Kelinci memiliki sistem pencernaan yang kompleks, sehingga sangat penting bagi mereka untuk mendapatkan makanan yang tepat.

Banyak masalah kesehatan pada kelinci disebabkan oleh makanan yang tidak sesuai dengan fisiologi pencernaan mereka. Makanan dasar kelinci harus terdiri dari makanan berikut:

1. Rumput jerami

Kelinci membutuhkan rumput jerami yang membantu sistem pencernaan mereka dan menyediakan serat yang diperlukan untuk membantu mencegah masalah kesehatan seperti bola rambut, diare, dan obesitas.

2. Sayuran

Selain jerami, makanan dasar kelinci dewasa harus terdiri dari sayuran berdaun hijau gelap seperti daun selada, peterseli, daun ketumbar dan lainnya. Varietas ini sangatlah penting, jadi beri kelinci Anda tiga sayuran berbeda sekaligus.

Saat memperkenalkan sayuran baru ke pola makan kelinci, coba satu per satu dengan jumlah terbatas.

3. Buah dan camilan

Sementara jerami dan sayuran adalah dasar dari makanan sehat, kelinci juga menikmati camilan. Kartun dan penggambaran fiksi kelinci lainnya akan membuat kita percaya bahwa wortel adalah dasar dari makanan kelinci yang sehat.

Banyak kelinci menikmati wortel, tetapi mereka adalah sayuran bertepung dan harus diberikan hanya sebagai hadiah. Camilan lain yang mungkin dinikmati kelinci Anda adalah apel (tanpa batang atau biji), blueberry, pepaya, stroberi, pir, persik, prem, atau melon.

Buah-buahan ekstra-manis seperti pisang, anggur, dan kismis juga baik, tetapi harus diberikan dalam jumlah sedikit.

4. Pelet

Jika Anda memilih untuk menjadikan pelet sebagai bagian dari makanan kelinci Anda, yang terbaik adalah menggunakannya sebagai suplemen untuk sayuran hijau tua, bukan sebagai pengganti atau makanan utama.

Pelet ini hanya boleh diberikan dalam jumlah kecil (1/8 -1/4 cangkir per lima pon berat badan per hari, disebarkan selama dua kali pemberian makan setiap hari).

Juga, pastikan untuk membeli pelet berbasis Timotius. Banyak merek pakan kelinci mengandung biji, jagung, dan makanan lain yang terlalu tinggi kalori untuk dijadikan dasar bagi diet kelinci yang sehat.

5. Air

Kelinci harus selalu memiliki persediaan air bersih yang cukup. Pastikan untuk mengganti air kelinci Anda setidaknya sekali sehari. Air dapat disimpan dalam botol atau mangkuk.

Jika Anda menggunakan botol sipper, perhatikan kelinci baru untuk memastikan mereka tahu cara menggunakan botol, dan bersihkan botol setiap hari sehingga tabungnya tidak tersumbat. Jika Anda menggunakan mangkuk, pastikan mangkuk itu cukup berat untuk menghindari tumpahnya air.

Demikian, semoga bermanfaat.
Share:

Inilah Manfaat Cacing Tanah untuk Kesehatan Tubuh yang Harus Kita Ketahui.

Pada umumnya orang mengenal cacing tanah sebagai binatang yang berguna untuk berkembangnya ekosistem tanah yang baik. Tahukah Anda bahwa manfaat cacing tanah juga berguna untuk kesehatan tubuh?

Manfaat Cacing Tanah untuk Kesehatan Tubuh

Selain dapat menyuburkan tanah, seringkali cacing tanah dimanfaat sebagai umpan bagi mereka yang gemar memancing. Padahal di dalam dunia medis, hewan yang mampu membuat tanah semakin gembur dan subur ini ternyata dianggap sebagai hewan yang bisa memberikan banyak manfaat kesehatan.

Berikut adalah beberapa manfaat cacing tanah untuk kesehatan tubuh yang perlu Anda ketahui:

1. Cacing tanah bisa mengobati tifus

Salah satu manfaat cacing tanah yang sudah dikenal luas sejak zaman China kuno adalah kemampuannya dalam mengobati tifus. Ekstrak cacing tanah yang kini tersedia dalam bentuk kapsul ternyata bisa mengatasi penyakit yang disebabkan oleh bakteri salmonella ini.

Kandungan antibakteri di dalam cacing juga bisa melawan perkembangan bakteri ini sehingga membuat penderita tifus bisa sembuh lebih cepat.

2. Cacing tanah bisa mengobati diare

Bakteri E.coli atau Escherichia coli disebut-sebut mampu menyerang saluran pencernaan dan menyebabkan diare. Beruntung, dengan menggunakan ekstrak cacing tanah yang bersifat antibakteri, maka penyakit ini bisa segera diatasi dengan cepat.

3. Menyembuhkan luka lebih cepat

Ekstrak cacing tanah ternyata kaya akan kandungan asam arakidonat yang bisa merangsang kulit memproduksi sel-sel baru sehingga bisa membantu proses penyembuhan luka dengan lebih cepat.

4. Melancarkan sirkulasi darah

Manfaat cacing tanah lainnya adalah melancarkan sirkulasi darah. Ekstrak cacing tanah ternyata memiliki enzim yang bisa membantu menghancurkan kolesterol jahat yang menyumbat pembuluh darah sehingga akan membuat sirkulasi darah menjadi lebih lancar sekaligus menjaga kesehatan organ kardiovaskular.

5. Menjaga sistem kekebalan tubuh

Manfaat cacing tanah selanjutnya adalah kemampuannya menjaga kesehatan tubuh. Khasiat ini didapatkan karena cacing tanah memiliki pengenalan memori dan imunologi. Seperti hewan invertebrata kompleks lainnya, hewan ini menghasilkan beberapa jenis leukosit, menyekresi dan menyinstesis berbagai molekul imunoprotektif.

Cacing tanah memiliki kekebalan bawaan, termasuk beberapa fungsi yang terkait dengan kekebalan adaptif. Adalah ceomocytes yang terlibat dalam kekebalan bawaan–memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh cacing tanah.

6. Mengatasi peradangan

Sejumlah studi mengungkapkan, manfaat cacing tanah juga bisa mengatasi peradangan,  proses oksidasi, dan menjadi indikator serum biokimia.

Cacing tanah ini juga mengandung senyawa organik bernama lumbrokinase, yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah mengurangi peradangan yang diakibatkan oleh hiperkoagulasi. Kini, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan suplemen makanan.

7. Mengatasi gangguan pembuluh darah

Perlu diketahui, enzim fibrinolitik yang terdapat pada cacing tanah yang telah diekstrak ternyata dapat digunakan sebagai pencegahan penyakit yang berhubungan dengan dengan trombosis atau gangguan pembuluh darah.

 8. Mengatasi gangguan pembuluh darah

Manfaat cacing tanah berikutnya yang bisa didapatkan adalah menjaga kondisi sel saraf tetap dalam kondisi baik. Adalah cacing tanah jenis Pheretima aspergilum memiliki peran pada regenerasi sel saraf.

Sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa cacing tanah berpotensi memperbaiki jalur sinyal pada sel Schwann. Sel ini adalah bagian yang memiliki peran penting dalam menyembuhkan saraf yang rusak.

Manfaat cacing tanah lainnya adalah biokimia ekstrak cacing tanah juga berguna untuk memperbaiki sistem saraf. Pemberian ekstrak cacing tanah jenis Lumbicrus dapat meningkatkan regenerasi sel saraf yang rusak. Namun, temuan ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

9. Meningkatkan energi

Manfaat cacing tanah yang banyak orang tidak sangka adalah kemampuannya meningkatkan energi. Hal ini karena kandungan taunin pada cacing tanah membantu mengurai lemak dalam tubuh menjadi energi. Selain mendapatkan energi tambahan, konsumsi cacing tanah juga dapat mempercepat penurunan lemak saat menjalankan program diet.

10. Menjaga kadar gula darah

Bagi Anda penderita diabetes, tak ada salahnya untuk mencoba konsumsi cacing tanah. Cacing tanah aman dikonsumsi oleh penderita diabetes dikarenakan mampu mengontrol kadar gula darah pada tubuh dengan baik.

11. Mengatasi konstipasi

Konstipasi adalah salah satu masalah pada buang air besar di mana feses menjadi lebih keras dari sebelumnya. Kondisi ini bisa mengakibatkan terjadinya luka-luka sekitar anus dan juga memicunya munculnya ambien.

Guna mengatasi hal ini, Anda bisa mengonsumsi cacing tanah. Alasannya karena cacing tanah mengandung nutrisi yang dapat memperlancar sistem pencernaan tubuh. Saat pencernaan dalam tubuh lancar, maka proses penyerapan makanan di tubuh akan berlangsung normal.

Nah, itulah beberapa manfaat cacing tanah yang bisa Anda dapatkan. Meski begitu, perlu diketahui bahwa terdapat beberapa pengobatan tradisional yang belum melalui proses penelitian secara ilmiah untuk membuktikan manfaatnya.

Bahkan tidak menutup kemungkinan terdapat beberapa pengobatan tradisional yang justru menimbulkan efek samping berbahaya karena belum ada penelitian ilmiah sebelumnya.

Kandungan Protein Cacing Tanah

Perlu diketahui bahwa kadar protein dan asam amino pada hewan tak berkaki ini cukup tinggi. Kandungan protein (76 persen) di dalam cacing tanah jauh lebih tinggi dari daging mamalia (65 persen) dan daging ikan (50 persen). Bahkan, kandungan asam amino dalam cacing tanah mencapai 78-79 gram tiap liter.

Selain protein dan asam amino yang tinggi, cacing tanah juga mengandung vitamin, zat besi dan kalsium dengan konsentrasi yang cukup tinggi. Tak hanya itu, cacing ternyata memiliki sistem kekebalan tubuh yang bersifat antimikroba sehingga dianggap sangat berguna untuk melawan berbagai mikroba yang menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Manfaat Cacing Tanah untuk Kehidupan Manusia

Manfaat cacing tanah yang sudah tidak diragukan lagi kebenarannya adalah meningkatkan ketersediaan unsur hara untuk membentuk lapisan tanah yang bernutrisi. Kondisi ini memungkinkan tanah yang banyak dihuni cacing mempunyai kualitas yang lebih subur dan struktur yang lebih gembur.

Selain itu, tanah yang dihuni cacing memiliki daya serap air yang tinggi. Lorong-lorong yang dibuat oleh cacing tanah juga berguna sebagai drainase dari bahan-bahan alami yang dapat menyuburkan tanah dengan bantuan air hujan.

Demikian, semoga artikel ini bermanfaat.
Share:

Manfaat Mengkonsumsi Daging Kambing Bagi Tubuh Menurut Ilmu Dokter.


Daging kambing adalah tipe daging merah yang dihasilkan dari kambing muda. Banyak orang beranggapan, daging kambing tinggi kolesterol. Padahal, daging kambing tidak selalu jahat. Tidak hanya kaya protein berkualitas, daging kambing juga kaya vitamin dan mineral, termasuk zat besi, seng, dan Vitamin B12. 

Oleh karena itu, kambing bisa menjadi komponen pola makan sehat ketika dikonsumsi secara moderat. 

Beberapa manfaat konsumsi daging kambing, di antaranya: 

1. Menjaga otot Daging adalah salah satu sumber protein yang baik. Sebab, di dalamnya terkandung sembilan asam amino yang dibutuhkan tubuh dan disebut sebagai protein komplet. Protein berkualitas tinggi sangat penting untuk menjaga massa otot, terutama bagi orang dewasa. Asupan protein yang tidak memadai dapat mempercepat dan memperburuk pengecilan otot karena usia. 

Ini meningkatkan risiko sarkopenia, suatu kondisi buruk terkait dengan massa otot yang sangat rendah. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan olahraga yang cukup, konsumsi daging kambing secara rutin atau sumber protein tinggi lainnya, bisa membantu memelihara massa otot. 

2. Meningkatkan performa fisik Daging kambing juga penting untuk memaksimalkan fungsi otot, karena mengandung asam amino beta-alanin yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi karnosin. 

Karnosin sendiri merupakan substansi penting untuk fungsi otot. Beta-alanin ditamukan dalam daging-daging dengan protein tinggi, seperti daging kambing dan sapi. Karnosin level tinggi dalam otot manusia sering dikaitkan dengan penurunan tingkat kelelahan dan peningkatan performa olahraga. Pola makan rendah beta-alanin, seperti pola makan vegetarian dan vegan, bisa menurunkan tingkat karnosin dalam otot dari waktu ke waktu. 

Di sisi lain, konsumsi suplemen beta-alanin dosis tinggi selama empat hingga 10 minggu terbukti meningkatkan jumlah karnosin dalam otot sebanyak 40 hingga 80 persen. Meski begitu, konsumsi daging kambing atau makanan tinggi beta-alanin secara rutin cenderung lebih menguntungkan bagi para atlet dan mereka yang ingin mengoptimalisasi performa fisik. 

3. Mencegah anemia Anemia adalah kondisi yang biasa terjadi, karena rendahnya sel darah merah dan menurunkan jumlah oksigen dalam darah. Gejala utamanya termasuk kelelahan dan kondisi tubuh yang lemah. Kekurangan zat besi menjadi penyebab utama anemia, namun bisa dengan mudah dicegah dengan mengatur pola makan. 

Daging kambing adalah salah satu sumber zat besi terbaik. Tidak hanya mengandung zat besi heme (zat besi dari makanan hewani), tetapi daging kambing juga meningkatkan penyerapan zat besi non-heme (zat besi dari makanan nabati). Heme-zat besi hanya ditemukan dalam makanan yang berasal dari hewan. 

Itulah mengapa, orang-orang yang menerapkan pola makan vegetarian dan vegan sering kali kekurangan heme-zat besi. Hal itu pula yang menjelaskan mengapa vegetarian cenderung berisiko mengalami anemia daripada pemakan daging. 

Jadi, menambah daging ke dalam daftar makanan harian bisa menjadi strategi untuk mencegah kekurangan zat besi penyebab anemia. 

Sisi negatif Namun, konsumsi daging kambing memang tak terlepas dari efek negatif. Beberapa studi observasi mengaitkan asupan daging merah tinggi dengan peningkatan risiko kanker dan penyakit jantung. Karena kontaminan, konsumsi daging kambing olahan atau terlalu matang menjadi perhatian. 

Jadi, usahakan mengonsumsi daging kambing tanpa lemak dalam jumlah yang moderat dengan tingkat kematangan sedang untuk opsi yang lebih sehat.

Demikian, semoga bermanfaat.
Share:

Hari/Tanggal

ALIH BAHASA

Daftar Isi